Skip to main content
x
Bupati Arie Septia Adinata Pimpin Peletakan Batu Pertama Masjid Ukhuwah Al-Minang Kabawi, 29/11/2025 (Diky/Mediasinardunia.com)

Bupati Arie Septia Adinata Pimpin Peletakan Batu Pertama Masjid Ukhuwah Al-Minang Kabawi

Argamakmur, Mediasinardunia.com – Bupati Bengkulu Utara, Arie Septia Adinata, S.E., M.AP., secara resmi memimpin prosesi peletakan batu pertama pembangunan Masjid Ukhuwah Al-Minang Kabawi pada hari Sabtu (29/11). Kegiatan ini dilaksanakan di lokasi strategis, di RT 06 Kelurahan Gunung Alam, Kecamatan Kota Arga Makmur, tepat di belakang Kantor Telkom. Acara ini dihadiri oleh berbagai tokoh masyarakat, ulama, serta jajaran pemerintahan daerah.
 
Pembangunan masjid ini merupakan wujud nyata semangat kebersamaan dan persatuan Keluarga Minang di Arga Makmur, khususnya dalam mengokohkan nilai-nilai keagamaan dan budaya. Masjid Ukhuwah Al-Minang Kabawi direncanakan akan berdiri megah dengan ukuran bangunan 10 x 10 meter, dua lantai, di atas lahan seluas 15 x 30 meter.
 
Lahan yang digunakan untuk pembangunan rumah ibadah ini merupakan hibah (wakaf) dari keluarga almarhum Bapak Anwar pada tahun 2021. Keikhlasan keluarga almarhum dalam menghibahkan tanah ini menjadi pondasi awal terwujudnya niat baik pembangunan masjid yang akan menjadi pusat kegiatan keagamaan dan sosial masyarakat.
 
Dalam sambutannya, Bupati Bengkulu Utara, Arie Septia Adinata, SE., M.AP., menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang turut membantu dalam proses pelaksanaan peletakan batu pertama dan berharap agar pembangunan berjalan lancar tanpa kendala di kemudian hari.
 
“Pertama, saya ucapkan ribuan terima kasih dan apresiasi kepada semua pihak yang membantu dalam proses pelaksanaan peletakan batu pertama. Niat baik ini insya Allah akan dibalas dengan kebaikan. Harapannya, semoga perjalanan pembangunan ini berjalan lancar dan tanpa hambatan,” ujarnya.
 
Beliau juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berkolaborasi dalam menyelesaikan pembangunan rumah ibadah ini.
 
“Momentum peletakan batu pertama hari ini adalah awal dari sebuah ikhtiar besar. Perjalanan pembangunan masih panjang. Oleh karena itu, saya mengajak seluruh lapisan masyarakat, khususnya para pengusaha, perantau, dan donatur, untuk terus menyokong pembangunan ini hingga masjid berdiri tegak dan sempurna. Mari kita jadikan kesempatan ini sebagai ladang amal jariah kita,” tegasnya.
 
Peletakan batu pertama ini menandai dimulainya fase pembangunan fisik. Diharapkan, dengan dukungan penuh dari pemerintah, donatur, dan masyarakat, pembangunan masjid ini dapat berjalan lancar dan selesai tepat waktu, sehingga segera dapat dimanfaatkan sebagai sarana ibadah dan pembinaan umat.