Bupati Kepahiang Optimis Pembangunan Sekolah Rakyat Terwujud dengan Dukungan Kementerian Sosial
Kepahiang, Mediasinardunia.com - Meskipun pembangunan Sekolah Rakyat (SR) rintisan belum dapat direalisasikan oleh Pemerintah Kabupaten Kepahiang karena keterbatasan anggaran dan waktu yang diberikan oleh Dirjen Prasarana Strategis Kementerian PUPR, Bupati H. Zurdinata, S.Ip, optimis bahwa Kementerian Sosial akan mengakomodasi anggaran untuk pembangunan SR di Kecamatan Kabawetan. Ia percaya anggaran berkisar Rp210 miliar tersebut akan dialokasikan untuk Kabupaten Kepahiang guna membangun Sekolah Rakyat.
Kesiapan lain yang sudah diajukan Pemkab Kepahiang adalah terkait ketersediaan lahan calon pembangunan SR. Semula, Pemkab telah menyiapkan 6 hektar lahan di Kecamatan Kabawetan, namun diminta untuk diperluas menjadi 9 hektar.
"Semula lahan sudah siap 6 hektar dan kini diminta diperluas menjadi 9 hektar. Itu sudah kita siapkan. Selain itu, akses jalannya juga diminta diperbaiki. Insya Allah, tahun ini juga akan dibangun. Jalan menuju calon pembangunan Sekolah Rakyat akan dihotmix. Karena keterbatasan waktu dan anggaran, daerah belum siap menyediakan sekolah rintisan. Tempatnya sudah ada, tetapi belum memenuhi kriteria karena kekurangan Ruang Kelas Baru (RKB)," kata Bupati.
Bupati menjelaskan bahwa tujuan utama program Sekolah Rakyat dari Kementerian Sosial adalah untuk memutus mata rantai kemiskinan melalui pendidikan. Pemerintah Pusat memberikan akses pendidikan gratis dan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu. Sekolah Rakyat nantinya tidak hanya akan menyediakan pendidikan gratis selama 12 tahun, tetapi juga menyiapkan asrama bagi peserta didik selama mereka menempuh pendidikan.
"Program ini sangat kita harapkan dapat terwujud di Kabupaten Kepahiang, karena tujuannya adalah untuk membangun harapan dan memulihkan martabat warga kurang mampu dengan menyediakan pendidikan yang komprehensif dan mendukung perkembangan sumber daya manusia," jelas Bupati.
Rencananya, setelah Sekolah Rakyat dibangun, pemerintah akan menyediakan pendidikan gratis mulai dari jenjang SD, SMP, hingga SMA, termasuk fasilitas seperti buku, konsumsi, dan akomodasi tanpa biaya bagi keluarga.