Skip to main content
x
Bupati Fikri Thobari Minta Pejabat Eselon II yang Baru Dilantik Aktif Turun ke Lapangan, 06/01/2026 (Ari/Mediasinardunia.com)

Bupati Fikri Thobari Minta Pejabat Eselon II yang Baru Dilantik Aktif Turun ke Lapangan

Rejang Lebong, Mediasinardunia.com – Bupati Rejang Lebong, Fikri Thobari, resmi melantik lima pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (Eselon II) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong. Prosesi pelantikan berlangsung di Ruang Pola Pemkab Rejang Lebong pada Selasa (06/01/2026).
 
Adapun kelima pejabat yang dilantik adalah:
 
1. Zakaria Effendi sebagai Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.
2. drg. Asep Setia Budiman sebagai Kepala Dinas Kesehatan.
3. Anton Sefrizal sebagai Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).
4. Hari Eko Purnomo sebagai Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR).
5. Erwan Zuganda sebagai Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM).
 
Acara ini dihadiri oleh Sekretaris Daerah Rejang Lebong Elva Mardiana, Wakil Ketua II DPRD Pera Hariyani, Kasdim 0409/Rejang Lebong Mayor Inf. Asri Wuri Hendra Dewa, perwakilan Kejaksaan Negeri, serta jajaran kepala OPD di lingkungan Pemkab Rejang Lebong.
 
Dalam arahannya, Bupati Fikri Thobari menegaskan bahwa pengisian jabatan ini dilakukan sesuai amanat Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN). Ia menjelaskan bahwa seluruh pejabat telah melalui tahapan seleksi kompetitif, mulai dari administrasi, asesmen, hingga wawancara oleh panitia seleksi profesional.
 
“Penempatan jabatan dilakukan berdasarkan prinsip the right man on the right position sesuai rekomendasi hasil seleksi terbuka,” ujar Bupati.
 
Ia menambahkan bahwa rotasi dan promosi jabatan merupakan langkah strategis agar organisasi pemerintahan tetap dinamis dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Di tengah tantangan birokrasi yang semakin kompleks, Bupati meminta para pejabat baru untuk segera beradaptasi dan membangun sinergi lintas sektor.
 
“Rotasi ini bukan sekadar rutinitas, melainkan upaya memperkuat tata kelola pemerintahan yang sehat, terbuka, dan kolaboratif,” tambahnya.
 
Bupati juga menekankan pentingnya penerapan nilai-nilai ASN BerAKHLAK sebagai pedoman moral dalam bekerja. Ia mendorong para pejabat untuk aktif turun ke lapangan guna menyerap aspirasi masyarakat secara langsung.
 
“Bangunlah komunikasi yang efektif dan sinergi yang kuat demi mewujudkan program yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” pungkasnya.