Skip to main content
x
Bupati Seluma Berduka, Ayahanda Achmad Sardi Tutup Usia di Jakarta, 10/06/2026 (Ari/Mediasinardunia.com)

Bupati Seluma Berduka, Ayahanda Achmad Sardi Tutup Usia di Jakarta

Seluma, Mediasinardunia.com – Duka mendalam menyelimuti keluarga Bupati Seluma, Teddy Rahman, S.E., M.M. Ayahanda tercinta, Drs. H. Achmad Sardi HS., M.Si. bin Hanapi Mair, meninggal dunia pada Rabu (10/6/2026) pukul 08.30 WIB di sebuah rumah sakit di Jakarta dalam usia 73 tahun.

Almarhum juga merupakan ayah dari Anggota DPD RI Daerah Pemilihan Provinsi Bengkulu, Destita Khairilisani, yang merupakan kakak kandung Bupati Seluma Teddy Rahman.

Kepergian sosok yang dikenal bijaksana dan penuh kepedulian tersebut meninggalkan duka mendalam bagi keluarga besar, kerabat, serta masyarakat yang mengenalnya.

Bagi Teddy Rahman, almarhum bukan hanya seorang ayah, melainkan juga sahabat sekaligus guru kehidupan yang banyak memberikan teladan dan pelajaran berharga.

"Hari ini saya kehilangan seorang ayah, sahabat, sekaligus guru kehidupan. Beliau adalah sosok yang mengajarkan saya arti tanggung jawab, pengabdian, dan kepedulian terhadap sesama. Insya Allah, nilai-nilai yang beliau wariskan akan terus saya pegang dalam menjalankan amanah sebagai kepala daerah," ujar Teddy Rahman.

Jenazah almarhum diterbangkan ke Bengkulu dan tiba di Kelurahan Kembang Mumpo, Kecamatan Semidang Alas Maras, Kabupaten Seluma, pada Kamis (11/6/2026). Selanjutnya, almarhum dimakamkan di tanah kelahirannya dengan prosesi yang berlangsung khidmat.

Prosesi pemakaman dihadiri keluarga besar, kerabat, tokoh masyarakat, serta sejumlah pejabat daerah. Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan, turut hadir untuk menyampaikan belasungkawa dan mendoakan agar almarhum memperoleh tempat terbaik di sisi Allah SWT.

Semasa hidupnya, Achmad Sardi dikenal sebagai putra asli Kabupaten Seluma yang mengabdikan diri sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kota Semarang, Jawa Tengah. Ia dikenal sebagai pribadi yang ramah, sederhana, serta memiliki kepedulian sosial yang tinggi.

"Semasa hidupnya, almarhum dikenal sebagai pribadi yang dermawan dan senantiasa membantu masyarakat yang membutuhkan. Sosoknya menjadi teladan bagi keluarga maupun lingkungan sekitar karena dedikasi, kerja keras, dan pengabdiannya selama menjalani karier sebagai ASN," demikian keterangan keluarga.

Kepergian Achmad Sardi menjadi kehilangan besar, tidak hanya bagi keluarga Teddy Rahman dan Destita Khairilisani, tetapi juga bagi masyarakat Seluma yang mengenalnya sebagai figur yang rendah hati dan peduli terhadap sesama.

"Kami memohon doa dari seluruh masyarakat agar almarhum diampuni segala khilafnya, diterima amal ibadahnya, dan diberikan tempat terbaik di sisi Allah SWT," tutup Teddy Rahman.

Innalillahi wa inna ilaihi raji'un. Semoga almarhum husnul khatimah dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, kesabaran, serta ketabahan.