Skip to main content
x
Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Bengkulu Selatan Aswan, SH pimpin Rakor terkait evaluasi RB. 27/06/2024 (Ari/Mediasinardunia.com)

Evaluasi Pelaksanaan Reformasi Birokrasi, Langkah Menuju Keberhasilan Pemkab Bengkulu Selatan

Bengkulu Selatan, Mediasinardunia.com - Dalam rangka menindaklanjuti evaluasi pelaksanaan reformasi birokrasi pemerintah Kabupaten Bengkulu Selatan.

Pemerintah Kabupaten Bengkulu Selatan melalui Bagian Organisasi Setda membahas tindak lanjut evaluasi pelaksanaan RB, yang mana tiga indikator utama yang bisa memberikan penilaian terhadap tingkat keberhasilan percepatan reformasi birokrasi, yaitu Indeks Persepsi Korupsi, Peringkat Kemudahan Berusaha (ease of doing business/eodb) dan jumlah instansi pemerintah yang memiliki akuntabilitas tinggi.

Pembahasan evaluasi ini dibuka langsung oleh Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Bengkulu Selatan, Aswan, SH dan dihadiri sejumlah pejabat yang menjadi koordinator dalam pelaksanaan Reformasi Birokrasi di Pemerintah Kabupaten Bengkulu Selatan.

"Ada beberapa hal yang kita bahas dalam rapat tersebut, salah satunya mengenai Mekanisme Penginputan Rencana Aksi (MPRS) RB Kabupaten Bengkulu Selatan pada portal RB Nasional terhitung mulai tanggal 21-28 Juni 2024 agar berjalan sesuai dengan harapan," ujar Aswan di aula Sekretariat pada Kamis (27/06/2024).

Untuk itu, diharapkan semua dapat melakukan percepatan dan persiapan rencana aksi, menetapkan target, dan melakukan input ke sistem yang sudah disiapkan, yang mana nantinya sasaran dan indikator keberhasilan terwujudnya pemerintahan yang bersih dan bebas dari KKN. Indeks Persepsi Korupsi (IPK) 2.8,5.0 Opini BPK (WTP) Pusat 42,17%, Daerah 2.73%, 60%. Terwujudnya peningkatan kualitas pelayanan publik kepada masyarakat, serta Integritas Pelayanan Publik Pusat berdasarkan angka 6.64, 8.0.

Pada penilaian tahun 2023 yang lalu, nilai RB Kabupaten Bengkulu Selatan mengalami naik kelas dari 47,24 kategori C menjadi 63,2 kategori B.

“Tentunya dengan mengalami kenaikan signifikan ini, masih banyak catatan yang harus kita tindaklanjuti dan dipersiapkan semaksimal mungkin sehingga penilaian pada tahun 2024 ini dapat meningkat lagi," tutup Aswan.

Rls: Rdr Bkl