Masyarakat Desa Tapak Gedung Mengadakan Festival Budaya Sekujang
Kepahiang, Mediasinardunia.com - Menyambut Hari Raya Idul Fitri, banyak masyarakat di berbagai daerah menggelar tradisi unik. Salah satunya terjadi di Kabupaten Kepahiang, di mana masyarakat Desa Tapak Gedung, Tebat Karai mengadakan festival budaya Sekujang.
Festival ini merupakan tradisi turun-temurun suku Serawai yang diselenggarakan setiap tanggal 2 Syawal atau lebaran kedua. Festival ini dikarakterisasi oleh penggunaan topeng yang seram, terbuat dari kardus bekas dan ijuk, termasuk karakter pocong, wanita hamil, dan ulama.
Kepala Desa Tapak Gedung, Robi Indarta, menjelaskan bahwa Sekujang adalah tradisi yang telah berlangsung sejak puluhan tahun yang lalu. Para pemain Sekujang akan mengunjungi rumah-rumah warga dan diberikan imbalan berupa kue/makanan. Setelah itu, mereka akan mendoakan tuan rumah sesuai dengan permintaan tuan rumah.
"Permintaan tuan rumah bervariasi mulai dari kelancaran rezeki, kesembuhan dari penyakit, hingga keberuntungan dalam jodoh," ungkap Robi.
Ia juga mengatakan bahwa antusiasme masyarakat dalam menyambut festival ini sangat tinggi, mereka bekerja sama menyiapkan segalanya sejak H-7 sebelum acara.
Robi berharap agar tradisi ini mendapatkan perhatian dari pemerintah Kabupaten Kepahiang hingga tingkat provinsi. "Kami berharap dukungan penuh dari pemerintah Kabupaten Kepahiang maupun provinsi untuk mengagendakan acara ini sehingga lebih banyak pengunjung yang datang untuk menyaksikan tradisi ini," tambah Robi.
Peserta Sekujang mendatangi rumah warga satu per satu dan diberikan bingkisan berupa kue/makanan. Makanan yang terkumpul kemudian dibawa ke masjid untuk melakukan doa bersama, sebelum dibagikan kembali kepada warga.