Membangun Potensi Desa: Inisiatif BARBEL dalam Meningkatkan Pendidikan di Desa-Desa Tertinggal Kabupaten Kepahiang
Kepahiang, Mediasinardunia.com - Dengan status baru sebagai kabupaten otonom, Kepahiang diharapkan dapat mengembangkan potensi wilayah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya.
Namun, setelah hampir dua dekade, Kabupaten Kepahiang masih menghadapi masalah desa tertinggal. Pada tahun 2023, beberapa desa di kabupaten ini masih masuk dalam kategori tertinggal. Desa-desa tersebut meliputi Desa Talang Sawah, Desa Sosokan Cinta Mandi, Desa Air Rahman, dan Desa Cinta Mandi Baru di Kecamatan Bermani Ilir, serta Desa Air Pesi di Kecamatan Seberang Musi.
Salah satu faktor penunjang keberlangsungan dan kesejahteraan masyarakat adalah peningkatan mutu pendidikan. Salah satu organisasi non-profit yang bergerak di bidang pendidikan, BARBEL (Belajar bersama Scrabble) and more, berniat untuk melaksanakan kegiatan pengajaran secara gratis bagi sekolah/ruang belajar yang berada di desa-desa tertinggal di Kabupaten Kepahiang.
"Kami sering melaksanakan kegiatan gratis ini, dan Kabupaten Kepahiang merupakan salah satu sasaran utama kami dalam melaksanakan program pendidikan," ungkap Kepala Logistik BARBEL, Puspa Sekar Arum.
Puspa juga menambahkan bahwa pengajaran yang akan dilaksanakan meliputi peningkatan literasi, pelatihan membaca lantang (reading out loud), pelatihan softskills (menjahit, eco-printing, presentasi, wicara publik, kriya), dan lain sebagainya.
"Kegiatan kami gratis, tanpa dipungut biaya apapun. Sekolah yang akan didatangi masih dalam tahap survei, apabila ada rekomendasi bisa disampaikan ke kami," tambah Puspa.
Kamu juga bisa merekomendasikan sekolah yang membutuhkan kedatangan BARBEL melalui Instagram @proyekbarbel atau mengakses microwebsite BARBEL di s.id/BARBEL.