Skip to main content
x
Oknum Masyarakat Diduga Manfaatkan Masalah HGU 08, Warga Silaut Merasa Dirugikan, 11/11/2025.(frengky/mediasinardunia.com)

Oknum Masyarakat Diduga Manfaatkan Masalah HGU 08, Warga Silaut Merasa Dirugikan

SILAUT, PESISIR SELATAN, Mediasinardunia.com – Masyarakat Silaut, Kecamatan Silaut, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat, kini tengah menghadapi situasi yang memprihatinkan terkait permasalahan Hak Guna Usaha (HGU) 08. Alih-alih menjadi solusi, masalah ini justru diduga dimanfaatkan oleh oknum masyarakat untuk kepentingan pribadi, menambah beban hidup warga yang sudah kesulitan.(11/11/25)
 
Menurut informasi yang dihimpun oleh tim investigasi media, oknum-oknum ini menjanjikan penyelesaian masalah HGU 08 kepada masyarakat dengan iming-iming bantuan dari relawan presiden terpilih Prabowo Subianto yang berinisial AP di Jakarta. Warga pun dimintai sumbangan dengan nilai mencapai jutaan rupiah per kepala keluarga.

bengkulu

 
Namun, kenyataan pahit harus diterima warga. Setelah uang terkumpul, oknum masyarakat tersebut berangkat ke Jakarta. Alih-alih menyelesaikan masalah, dana yang seharusnya digunakan untuk memperjuangkan hak masyarakat atas lahan yang diduga masuk dalam HGU 08, justru disinyalir digunakan untuk kepentingan yang tidak jelas. Bahkan, ada dugaan kuat bahwa sebagian dana digunakan untuk mengunjungi tempat-tempat wisata di Jakarta.
 
"Harapan besar masyarakat Silaut untuk pengurusan lahannya yang diduga masuk didalam HGU 08 tersebut, diduga kuat Untuk kepentingan tidak jelas manfaatnya dan kunjungi tempat tempat wisata di daerah kota jakarta," ujar salah seorang sumber yang enggan disebutkan namanya.
 
Tindakan ini tentu saja membuat masyarakat Silaut merasa sangat kecewa dan dirugikan. Mereka merasa telah menjadi korban penipuan oleh oknum yang seharusnya bisa menjadi Figures masyarakat yang dapat dipercaya.
 
Tim investigasi media berjanji akan terus memantau setiap pergerakan oknum-oknum tersebut dan mengungkap dalang serta motif di balik tindakan ini. Ada dugaan kuat bahwa masalah ini ditunggangi dengan kepentingan politik tertentu.
 
Masyarakat Silaut diharapkan untuk lebih berhati-hati dan mempertimbangkan kembali kepercayaan kepada oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab. Kepercayaan adalah hal yang mahal, dan sangat disayangkan jika disalahgunakan.
 
Jika masalah ini tidak bisa diselesaikan oleh oknum-oknum tersebut, masyarakat Silaut diimbau untuk mengevaluasi kembali dukungan kepada mereka. Kejadian ini menjadi pelajaran berharga agar masyarakat lebih selektif dan tidak mudah terpercaya oleh janji-janji manis yang belum terbukti kebenarannya.(TIM RED)