Skip to main content
x
Danau Ranu Kumbolo. (Diky/mediasinardunia.com)

Pesona Ranu Kumbolo: Keindahan Danau Mistis di Kaki Gunung Semeru

Jawa Timur, Mediasinardunia.com - Di Jawa Timur terdapat sejumlah ranu atau danau yang terkenal akan keindahannya. Salah satu yang tersohor yakni Ranu Kumbolo.
Nama Ranu Kumbolo mungkin sudah tak asing lagi bagi sebagian pendaki. Pasalnya, telaga ini berada di kaki Gunung Semeru dan kerap menjadi tempat peristirahatan para pendaki.

Makin penasaran dengan danau satu ini? Simak informasi lebih lanjut mengenai Ranu Kumbolo berikut.

Lokasi Ranu Kumbolo
Dikutip dari jurnal milik Universitas Brawijaya, Ranu Kumbolo terletak di jalur pendakian Gunung Semeru. Danau ini berada di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS).

Adapun kawasan TNBTS masuk ke empat wilayah kabupaten di Jawa Timur, yakni Malang, Pasuruan, Lumajang, dan Probolinggo. Luas areanya sebesar 50.276,3 hektare.

Ranu Kumbolo merupakan satu dari empat danau yang ada di TNBTS. Akan tetapi, danau seluas 15 hektare inilah yang paling banyak disinggahi oleh para pendaki Gunung Semeru.

Berlokasi di kaki Gunung Semeru, Ranu Kumbolo diperkirakan berada di ketinggian 2.400 meter di atas permukaan air laut (mdpl).

Daya Tarik Ranu Kumbolo
Karena letaknya di tengah-tengah jalur pendakian, area Ranu Kumbolo menjadi tempat perkemahan favorit para pendaki Gunung Semeru. Bagaimana tidak, telaga ini menyuguhkan panorama cantik yang sangat memanjakan mata.

Posisi Ranu Kumbolo dikelilingi lembah dan perbukitan yang ditumbuhi hutan pinus. Dari kejauhan, air danau tampak berwarna hijau kebiruan yang mencolok.

Pemandangan Ranu Kumbolo di malam hari pun tak kalah menarik. Hamparan bintang bertaburan menghiasi langit yang gelap.

Dengan pesona alamnya yang luar biasa itu, tidak heran jika banyak wisatawan rela mendaki Gunung Semeru hanya untuk menikmati keindahan dan sensasi bermalam di danau ini.

Air di Ranu Kumbolo tergolong air tawar dan biasanya menjadi sumber air bersih bagi para pendaki. Sebelumnya, air dari danau ini dapat diminum tanpa proses pemasakan terlebih dahulu. Namun saat ini, air di Ranu Kumbolo terindikasi tercemar.

Selain itu, pendaki yang mengunjungi Ranu Kumbolo harus berhati-hati. Karena danau ini termasuk kawasan terdingin di TNBTS dengan suhu udara yang bisa mencapai -4 derajat Celsius.

Mitos Ranu Kumbolo
Terdapat sejumlah cerita mistis yang beredar mengenai Ranu Kumbolo. Salah satunya adalah tentang ikan mas yang konon merupakan jelmaan seorang dewi.

Dikutip dari catatan detikcom, dewi penunggu Ranu Kumbolo seringkali muncul di tengah danau dan menampakkan dirinya kepada para pendaki yang berkemah di sekitar danau.

Dikabarkan bahwa sang dewi mengenakan kebaya berwarna kuning dan kemunculannya terjadi pada tengah malam bulan purnama.

Apabila melihat gumpalan kabut tebal yang berputar-putar di tengah Ranu Kumbolo, konon itulah tanda kedatangan dewi penunggu.

Tak hanya itu, terdapat pula mitos tentang tanjakan cinta yang berada tidak jauh dari danau tersebut.

Menurut kabar yang beredar, apabila pendaki dapat mencapai puncak Mahameru sambil mengingat pasangan mereka dan tidak menoleh ke belakang, maka mereka akan memiliki cerita cinta yang bahagia.