Proses Perekrutan Perangkat Desa di Gunung Sakti: Demokratis, Transparan, dan Berintegritas
Bengkulu Selatan, Mediasinardunia.com - Proses perekrutan perangkat desa di pemerintah desa Gunung Sakti Kabupaten Bengkulu Selatan dikatakan sangat demokratis dan transparan. Proses ini dimulai dari tahapan awal hingga pelaksanaan pada tanggal 21 Maret yang lalu.
Pada tanggal 23 Maret, panitia penjaringan perangkat desa sudah terbentuk. Bahkan, pengumuman perangkat yang dapat mendaftar untuk pemerintah desa telah dilakukan dari tanggal 25 hingga 30 Maret, termasuk proses pendaftaran, verifikasi berkas, dan seleksi administrasi.
Kepala Desa Gunung Sakti, Sahanudin, S.Pd, menyatakan bahwa pemeriksaan berkas telah dilakukan dan hanya dua orang yang lolos dari proses tersebut. Ia berharap proses perekrutan berjalan dengan baik dan fair.
"Dengan adanya perekrutan perangkat ini, kita berharap mendapatkan perangkat terbaik dari kedua calon tersebut. Perangkat yang direkrut ini memiliki peran penting dalam membantu Kepala Urusan Keuangan dalam penggajian dan bekerja sama dengan perangkat lainnya serta Kepala Desa," ujar Sahanudin. Pada selasa, (2/4/24).
Dalam hal ini, Camat Manna, Arif Gunawan S, PT, menyatakan bahwa dari dua peserta yang menjadi calon, akan dipilih satu orang saja. Ia memberikan motivasi kepada yang tidak terpilih untuk tetap semangat dan jangan kecewa karena masih banyak kesempatan lain.
Arif juga berharap agar perangkat yang terpilih dapat bekerja sesuai tugasnya, bekerjasama dengan tim untuk kemajuan Desa Gunung Sakti, dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Kabid Pemerintahan Desa, Bintang Suradi, SH, berharap kedua calon yang terpilih dapat mengikuti seleksi dengan baik sesuai peraturan yang ada. Ia menegaskan pentingnya koordinasi antara pihak Desa dan Kecamatan untuk menjalankan visi dan misi Desa.
Pedi Maryanto, S.Pt, M.Si dari Irban III Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (PPPD) juga memberikan apresiasi atas pelaksanaan perekrutan ini. Ia mengingatkan panitia untuk menjaga pemberkasan dengan baik agar tidak tercecer.
Bagi yang terpilih, diingatkan untuk tidak berbesar hati karena menjadi perangkat desa merupakan sebuah tanggung jawab besar dalam pelayanan masyarakat. Bagi yang tidak terpilih, diharapkan tetap berkontribusi untuk memajukan Desa tanpa harus menjadi perangkat desa.
(Rilis RB)