Skip to main content
x
Pemerintah Desa Rawa Mulya telah melaksanakan “Rembuk Stunting Desa Tahun 2025, Selasa 12/7/2025.(Alf/mediasinardunia.com)

Rembuk Stunting Desa Rawa Mulya Kecamatan XIV Koto Kabupaten Mukomuko Tahun 2025

Mukomuko, Mediasinardunia.com - Pemerintah Desa Rawa Mulya telah melaksanakan “Rembuk Stunting Desa  Tahun 2025”. Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Desa Rawa Mulya Nodo dan Perangkat Desa, Camat XIV  Koto, Kepala Puskesmas XIV Koto , Badan Permusyawaratan Desa, Bidan Desa, Penyuluh KB,  Kader Kesehatan, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Pendamping Desa, Lembaga Kemasyarakatan Desa dan tokoh masyarakat. (Selasa /12/7/2025).

Stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada anak berusia dibawah lima tahun (balita) akibat kekurangan gizi kronis dan infeksi berulang terutama dalam 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), “Peraturan Presiden Nomor 72 Tahun 2021”

Rembuk stunting merupakan salah satu kegiatan untuk merumuskan tindak lanjut kegiatan percepatan penurunan balita stunting. Namun, agar perumusan hal tersebut tersampaikan dengan baik, maka diperlukan kegiatan musyawarah tingkat Desa sebagai ujung tombak pencegahan dan penurunan stunting.

bengkulu

Dalam sambutannya Kepala Desa Rawa Mulya Nodo menyampaikan bahwa Pemdes akan terus mendukung program-program percepatan penurunan stunting dan kita tidak boleh lelah dalam menanganinya, terutama para Kader Kesehatan Desa harus tetap semangat.

Sedangkan  PLT Camat XIV Koto Yesi Yulianti, SH mengatakan, dalam penanganan stunting semua sektor harus benar-benar bekerja sama. Bukan hanya tanggungjawab tim kesehatan tetapi berbagai pihak yang harus terlibat mulai dari pusat hingga Desa dan Keluarga.

Disisi lain Kepala Puskesmas XIV Koto menyampaikan peran Tim Pendampingan Keluarga (TPK) dan Kader Pembangunan Manusia (KPM) sangat penting sebagai ujung tombak yang terlibat langsung dengan masyarakat. Dalam hal ini mereka harus benar-benar memantau mulai dari Calon pengantin, Ibu hamil dan balita.
Rembuk stunting Desa Rawa Mulya menghasilkan beberapa usulan dalam mendukung percepatan penurunan stunting diantaranya, lanjutan Pemberian PMT Lokal dan kelas ibu hamil KEK dan balita stunting, peningkatan kapasitas kader posyandu balita dan kader posyandu remaja(Alf)