Skip to main content
x
siswa baru Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 10 Pentagon 2025 - 2026.(Rensi f/mediasinardunia.com)

SMAN 10 Pentagon Kaur Melaksanakan Rekrutmen Siswa Baru

KAUR, Mediasinardunia.com – Sebanyak 94 peserta mengikuti tes seleksi penerimaan calon siswa baru Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 10 Pentagon, untuk tahun pelajaran 2025 – 2026. Mereka berangkat dari rumah masing-masing sejak pukul 06 pagi, ditemani kedua orang tua mereka, dengan penuh semangat untuk diterima di sekolah favorit yang mereka impikan sebagai tempat untuk menempuh pendidikan yang lebih baik, pada hari Senin (03/02/2025).

Yeye Hendri, M.Pd., Kepala Sekolah SMAN 10 Pentagon, melalui panitia pelaksana seleksi penerimaan calon siswa baru, Arya Yudhi Prasetyo, S.I.Kom., memberikan keterangan saat dihubungi oleh media melalui telepon pada hari Selasa (04/02/2025).

"Ada 94 peserta yang ikut tes seleksi penerimaan calon siswa baru tahun ini," kata Arya. "Kami akan menyaring mereka untuk mendapatkan 60 siswa sesuai dengan kapasitas daya tampung kelas dan asrama sekolah ini," tambahnya.

Arya juga menjelaskan bahwa para peserta akan diuji dengan 14 mata pelajaran yang diajarkan di sekolah, termasuk Ilmu Pengetahuan Alam, Matematika, dan Bahasa Inggris. Selain materi pelajaran sekolah, mereka juga akan menghadapi psikotes, tes membaca Al-Qur'an bagi siswa beragama Islam, dan wawancara.

Menurut Arya, standar kelulusan akan ditetapkan berdasarkan beberapa kriteria yang telah ditentukan oleh SMAN 10 Pentagon. "Kelulusan tidak hanya bergantung pada nilai tes tertulis, namun juga hasil psikotes, bacaan Al-Qur'an, dan penilaian dari wawancara, yang saling mendukung satu sama lain," kata Arya.

"Hasil seleksi akan diumumkan pada tanggal 12 Mei mendatang," tambahnya.

Cerya Santana Dara Adani, salah satu peserta dari SMPN 02 Kaur, mengatakan bahwa dia termotivasi untuk mengikuti seleksi ini karena SMAN 10 Pentagon menerapkan sistem pendidikan berasrama. "Saya merasa bisa lebih fokus belajar dan mengisi waktu luang dengan kegiatan positif," ujar Cerya.

Cerya juga menyebutkan bahwa di sekolah ini, penggunaan bahasa Inggris dalam percakapan sehari-hari di lingkungan asrama merupakan keharusan. Dia juga menyoroti penguatan ilmu agama dan akhlak bagi siswa.

"Dia berharap bisa diterima di sekolah ini dan berharap bisa menjadi bagian dari keluarga besar SMAN 10 Pentagon," tuturnya sambil tersenyum malu-malu.(Dicky)