Wali Kota Bengkulu Minta Kerja Sama Masyarakat Jaga Jalan dari Kerusakan Akibat Kendaraan Bertonase Besar
Bengkulu, Mediasinardunia.com – Wali Kota Bengkulu, Dedy Wahyudi, memberikan perhatian khusus terhadap tingginya lalu lintas truk bermuatan berat yang melintasi ruas jalan di bawah kewenangan Pemerintah Kota. Keberadaan kendaraan bertonase besar tersebut dinilai menjadi salah satu penyebab utama kerusakan infrastruktur yang terjadi lebih cepat, terutama pada ruas jalan yang berada di kawasan permukiman warga.
Menurut Dedy, sebagian besar jalan di wilayah kota tidak dirancang untuk menahan beban kendaraan yang mencapai puluhan ton. Akibatnya, jalan yang baru saja dibangun pun dapat cepat mengalami kerusakan, mulai dari munculnya retakan hingga terbentuknya lubang, yang pada akhirnya mengganggu kenyamanan dan membahayakan keselamatan pengguna jalan.
Ia menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur jalan dibiayai dengan anggaran yang bersumber dari kontribusi masyarakat. Oleh karena itu, menjaga kondisi jalan agar tetap baik dan layak pakai merupakan tanggung jawab yang harus dipikul bersama oleh pemerintah dan masyarakat.
“Pemerintah tidak dapat bekerja sendirian dalam mengawasi dan menindak pelanggaran ini. Peran aktif dari masyarakat sangat kami harapkan, terutama untuk memberikan informasi atau melaporkan apabila ditemukan truk bertonase besar yang melintas di jalur yang seharusnya tidak dilewati kendaraan tersebut,” ujar Dedy pada hari Senin, 20 April 2026.
Di sisi lain, Dedy juga menyadari bahwa pelaksanaan pengawasan di lapangan masih menghadapi berbagai keterbatasan, salah satunya terkait jumlah tenaga petugas yang dimiliki oleh Dinas Perhubungan. Kondisi ini menyebabkan upaya pengendalian terhadap kendaraan bertonase besar belum dapat dijalankan secara menyeluruh dan maksimal di setiap titik yang menjadi perhatian.
Menyikapi hal tersebut, ia kembali menekankan pentingnya kerja sama dan sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam menjaga kualitas jalan di Kota Bengkulu. Melalui pengawasan yang dilakukan secara bersama-sama, diharapkan infrastruktur jalan dapat memiliki masa pakai yang lebih lama dan tetap layak digunakan, sehingga dapat terus mendukung berbagai aktivitas masyarakat sehari-hari.