Skip to main content
x
Pemkab Fasilitasi Anak Keluarga Kurang Mampu Kembali Bersekolah, 15/01/2026 (Ari/Mediasinardunia.com)

Wujudkan Rejang Lebong Bahagia, Pemkab Fasilitasi Anak Keluarga Kurang Mampu Kembali Bersekolah

Rejang Lebong, Mediasinardunia.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rejang Lebong melalui Dinas Sosial terus memperkuat komitmen dalam memberikan perlindungan sosial bagi warga yang membutuhkan. Salah satu fokus penanganan dilakukan terhadap keluarga M. Taufik, warga Kampung Baru Pal Batu, Kecamatan Selupu Rejang, yang telah mendapatkan pendampingan berkelanjutan.
 
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Rejang Lebong, Dr. H. Hambali, menegaskan bahwa Pemkab telah hadir memberikan pendampingan jauh sebelum kondisi keluarga tersebut viral atau mencuat ke publik. Hal ini sejalan dengan instruksi Bupati Rejang Lebong agar seluruh jajaran pemerintah daerah sigap dan tidak membiarkan warga menghadapi persoalan sosial sendirian.
 
“Jangan salah sangka, Pemkab Rejang Lebong sudah hadir sejak awal. Keluarga Pak Taufik telah lama menerima bantuan dan pendampingan dari Tim PKH, pemerintah desa, hingga Dinas Sosial,” tegas Hambali.
 
Hambali menceritakan bahwa lima hari setelah dirinya dilantik sebagai Kadinsos, ia langsung turun ke lapangan untuk meninjau kondisi kediaman Taufik secara langsung.
 
“Saat kunjungan pertama itu, didapati anaknya sempat berhenti sekolah dan tidak diizinkan keluar rumah, sementara sang istri juga sedang tidak berada di rumah,” jelasnya.
 
Menindaklanjuti temuan tersebut, Dinas Sosial memperkuat sinergi dengan Tim PKH, pemerintah desa, kecamatan, serta dukungan langsung dari Bupati dan Ketua TP PKK Rejang Lebong. Upaya ini membuahkan hasil nyata dalam bentuk penyaluran bantuan sosial.
 
“Alhamdulillah, melalui kerja kolaboratif, Pak Taufik telah menerima BLT Kesra sebesar Rp900 ribu. Selain itu, ada juga dukungan BLT Dana Desa dari kepala desa, tindak lanjut dari pihak kecamatan, serta uluran tangan langsung dari Bupati dan TP PKK,” tambah Hambali.
 
Pada Kamis (15/01/2026), Dinas Sosial kembali mengunjungi kediaman Taufik untuk melakukan asesmen lanjutan. Hasilnya, anak Taufik mengungkapkan keinginannya untuk kembali bersekolah. Menanggapi hal tersebut, Pemkab langsung mengintegrasikan penanganan melalui program Pendidikan Gratis dan skema Orang Tua Asuh.
 
“Kami langsung berkoordinasi dengan sekolah terdekat serta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan untuk menyiapkan seluruh kebutuhan sekolahnya, mulai dari seragam hingga perlengkapan belajar,” tutur Hambali.
 
Hambali menegaskan bahwa Pemkab Rejang Lebong tidak akan tinggal diam dan terus berkomitmen mendampingi masyarakat yang membutuhkan agar dapat bangkit dan hidup lebih layak.
 
“Ini adalah bukti nyata kehadiran pemerintah daerah bagi rakyat, sejalan dengan visi pembangunan Rejang Lebong yang Bahagia dan Istimewa,” pungkasnya.