Skip to main content
x
Memperkuat Kolaborasi Pemerintah Daerah dalam Pengendalian Inflasi, 10/02/2025 (Diky/Mediasinardunia.com)

Memperkuat Kolaborasi Pemerintah Daerah dalam Pengendalian Inflasi: Misi Bersama untuk Kesejahteraan Bengkulu Tengah

Bengkulu Tengah, Mediasinardunia.com - Penjabat Bupati Bengkulu Tengah, Dr. Heriyandi Roni, M.Si., beserta Staf Ahli Kemasyarakatan dan SDM, Gunawan Rozali, S.E., M.M., serta Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Bengkulu Tengah, menghadiri rapat koordinasi tentang pengendalian inflasi yang diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia (Kemendagri RI). Rapat ini dilakukan secara virtual melalui Zoom Meeting di Ruang Rapat Sekretaris Daerah (Sekda) Kantor Bupati Bengkulu Tengah pada Senin (10/02/2025).

Rapat ini dipimpin oleh Pelaksana Tugas Sekretaris Jenderal Kemendagri, Komjen Pol. Tomsi Tohir. Selain dihadiri oleh perwakilan Kemendagri, pertemuan ini juga melibatkan sejumlah pejabat tinggi, termasuk beberapa menteri, kepala lembaga, Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Badan Pusat Statistik (BPS) Pusat, Badan Pangan Nasional, serta seluruh kepala daerah se-Indonesia.

Dalam rapat tersebut, pemerintah pusat menyoroti langkah-langkah strategis yang perlu diambil oleh pemerintah daerah untuk mengendalikan inflasi di wilayah masing-masing. Inflasi yang terkendali menjadi salah satu faktor utama dalam menjaga stabilitas ekonomi, daya beli masyarakat, serta kesejahteraan rakyat secara keseluruhan.

Pj Bupati Bengkulu Tengah, Dr. Heriyandi Roni, menyampaikan bahwa pemerintah daerah berkomitmen untuk menindaklanjuti arahan yang diberikan dalam rapat tersebut. Ia menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, TPID, serta para pemangku kepentingan lainnya dalam memastikan harga bahan pokok tetap stabil dan pasokan kebutuhan masyarakat terpenuhi dengan baik.

“Kami akan terus memperkuat koordinasi dan melaksanakan berbagai langkah strategis dalam menekan angka inflasi, terutama dalam menjaga ketersediaan serta distribusi barang kebutuhan pokok di Bengkulu Tengah. Kerjasama dengan seluruh pihak terkait sangat diperlukan untuk mencapai tujuan ini,” ujar Heriyandi.

Selain itu, Kemendagri juga mengimbau seluruh kepala daerah untuk memanfaatkan teknologi dan data dalam memantau pergerakan harga di pasar. Dengan sistem pengawasan yang lebih akurat, diharapkan kebijakan yang diambil dapat lebih tepat sasaran dan efektif dalam menekan lonjakan harga yang berpotensi memengaruhi perekonomian masyarakat.

Rapat ini merupakan momentum penting bagi pemerintah daerah untuk memperkuat kebijakan pengendalian inflasi guna mendukung pertumbuhan ekonomi yang lebih stabil dan berkelanjutan. Dengan adanya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, diharapkan kebijakan yang diterapkan dapat memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat, terutama di Bengkulu Tengah, dan Indonesia pada umumnya.