Skip to main content
x
Pemdes Banjarsari Optimis Pembangunan Fisik 2026 Selesai Tepat Waktu Sesuai Rencana, 11/05/2026 (Diky/Mediasinardunia.com)

Pemdes Banjarsari Optimis Pembangunan Fisik 2026 Selesai Tepat Waktu Sesuai Rencana

Mukomuko, Mediasinardunia.com – Pemerintah Desa Banjarsari, Kecamatan Sungai Rumbai, Kabupaten Mukomuko, tetap optimis seluruh kegiatan pembangunan fisik yang direncanakan pada tahun anggaran 2026 ini dapat diselesaikan tepat waktu dan sesuai dengan perencanaan yang telah ditetapkan.
 
Meski demikian, pelaksanaan pembangunan tersebut sempat berjalan agak lambat karena harus menyesuaikan dengan sejumlah aturan serta regulasi ketat terkait mekanisme penggunaan anggaran Dana Desa Tahun 2026.
 
Adapun jenis pekerjaan pembangunan fisik yang direalisasikan tahun ini meliputi pembangunan vaping blok (perbaikan/penguatan badan jalan) dan peningkatan saluran drainase di lingkungan halaman kantor desa, dengan total anggaran yang dialokasikan mencapai Rp49.484.500.
 
Saat ini, proses pengerjaan fisik proyek tersebut sudah mulai dilaksanakan secara bertahap oleh Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) bersama seluruh tenaga kerja yang telah ditetapkan dalam rencana pelaksanaan kegiatan.
 
Sekretaris Desa Banjarsari, Ali Usman, menyampaikan hal tersebut saat mewakili Kepala Desa, Muh. Sopyan. Ia menjelaskan bahwa peletakan batu pertama atau titik nol kegiatan secara simbolis telah dilaksanakan pada Minggu lalu. Kini, Ketua TPK telah memberikan instruksi kepada para pekerja dan tenaga lapangan untuk segera memulai pelaksanaan pekerjaan.
 
“Sejumlah material bangunan juga sudah sampai di lokasi pembangunan beberapa waktu lalu. Kami berharap pihak TPK selaku penanggung jawab utama senantiasa melakukan pemantauan intensif selama pekerjaan berlangsung. Pengerjaan harus benar-benar sesuai dengan perencanaan teknis yang telah ditetapkan. Volume bangunan tidak boleh berkurang maupun berlebih dari ketentuan,” ujar Ali Usman saat dikonfirmasi pada Senin (11/5/2026).
 
“Kami tetap optimis pembangunan vaping blok dan saluran drainase ini selesai tepat waktu dan berjalan sesuai rencana,” tambahnya.
 
Lebih lanjut, ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut serta melakukan pengawasan jalannya pembangunan di desanya. Jika ditemukan indikasi pengerjaan yang tidak sesuai dengan spesifikasi teknis di lapangan, warga diminta berani melapor.
 
“Apabila ditemukan hal-hal yang menyimpang, silakan sampaikan langsung kepada Ketua TPK atau bisa juga melapor ke Kepala Desa. Pemerintah Desa tidak menginginkan kegiatan ini dikerjakan sekadar asal jadi atau asal-asalan. Tentu masyarakat pun tidak menginginkan hal demikian terjadi. Oleh karena itu, jangan ragu menyampaikan jika ada kejanggalan dalam pengerjaan,” tegasnya.
 
Ali menegaskan, pembangunan ini tidak hanya dikejar agar cepat selesai, namun kualitas dan mutu bangunan menjadi prioritas utama. Hal ini bertujuan agar bangunan tersebut nantinya dapat dimanfaatkan dalam jangka waktu panjang dan bermanfaat maksimal bagi warga.
 
“Kita mengajak semua warga ikut mengawasi pekerjaan ini. Jika ada kejanggalan, segera lapor ke TPK atau Kepala Desa. Karena dalam pembangunan ini, kami sangat mengutamakan kualitas dan mutu hasil pekerjaan agar sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB) yang telah disepakati,” pungkas Ali Usman.