Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong Resmi Pilih Lokasi Pembentukan Sekolah Rakyat
Rejang Lebong, Mediasinardunia.com - Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong secara resmi menetapkan lokasi calon Sekolah Rakyat di Desa Tebat Tenong Luar, Kecamatan Bermani Ulu Raya. Keputusan ini diambil dalam rapat yang digelar di ruang kerja Bupati Rejang Lebong pada hari Rabu (23/07/2025), yang dipimpin langsung oleh Bupati H. M. Fikri Thobari, SE, M.AP.
Lahan yang disepakati sebagai lokasi pembangunan Sekolah Rakyat merupakan aset milik Pemkab dengan total luas sekitar 5,8 hektare, terbagi menjadi dua bidang tanah, yaitu 5,1 hektare dan 0,7 hektare.
“Kita telah menetapkan bahwa lokasi pembangunan Sekolah Rakyat akan berada di belakang Kantor Camat Bermani Ulu Raya, Desa Tebat Tenong Luar,” ujar Plt. Kepala Dinas Sosial Rejang Lebong, Lince Malini, SP.
Lince menjelaskan, lokasi tersebut dipilih setelah melalui kajian teknis dan mempertimbangkan aksesibilitas. Sebelumnya, Sekolah Rakyat direncanakan untuk dibangun di wilayah Dataran Tapus, namun rencana tersebut dibatalkan karena tingkat kemiringan lahan yang melebihi 10 persen, yang tidak memenuhi syarat teknis pembangunan.
“Lahan di Tebat Tenong Luar lebih datar, strategis, dan memenuhi syarat. Letaknya hanya sekitar 10 kilometer dari pusat kota dan 5 kilometer dari fasilitas kesehatan terdekat,” tambah Lince.
Fasilitas Mendukung dan Akses Strategis
Bupati Fikri menyatakan bahwa lokasi yang baru ini sangat potensial karena didukung oleh infrastruktur yang memadai, seperti akses jalan, jaringan listrik, dan sumber air yang dapat dioptimalkan melalui sumur bor.
“Dengan lokasi yang strategis dan infrastruktur pendukung yang tersedia, kami berharap usulan pembangunan Sekolah Rakyat ini mendapat persetujuan dari pemerintah pusat,” kata Fikri.
Menurutnya, keberadaan Sekolah Rakyat di Rejang Lebong nantinya akan menjadi tonggak penting dalam upaya pemerataan akses pendidikan, terutama bagi masyarakat kurang mampu.
“Tujuan utamanya adalah memberikan akses pendidikan gratis dan layak bagi anak-anak dari keluarga tidak mampu. Jika terealisasi, program ini tidak hanya akan berdampak pada pendidikan, tetapi juga akan mendukung peningkatan ekonomi lokal,” tegasnya.
Pemkab Rejang Lebong berkomitmen untuk terus memperjuangkan program pendidikan inklusif yang menyasar kelompok rentan, serta memastikan pembangunan Sekolah Rakyat dapat berjalan sesuai rencana.