Ratusan Kader PKK Bengkulu Rayakan HKG ke-53 dengan Senam Massal, Dorong Budaya Hidup Sehat
Bengkulu, Mediasinardunia.com - Lapangan terbuka di salah satu sudut Kota Bengkulu mendadak dipenuhi semangat dan gerakan senam yang energik pada Minggu pagi, 3 Agustus 2025. Ratusan kader PKK dari seluruh pelosok kabupaten dan kota di Provinsi Bengkulu berkumpul untuk memeriahkan puncak peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-53. Namun, di balik semangat olahraga bersama itu, tersimpan pesan serius dan strategis: PKK harus menjadi motor penggerak budaya hidup sehat di tengah masyarakat.
Hal ini ditegaskan oleh Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Provinsi Bengkulu, Hj. Khairunnisa Helmi, SE, MM, yang memimpin langsung kegiatan senam massal tersebut. Di hadapan para kader dan tamu undangan, Khairunnisa menekankan bahwa peran PKK tidak boleh hanya berhenti di tingkat administratif atau seremonial semata.
“PKK memiliki peran vital dalam menanamkan budaya hidup sehat di tengah masyarakat. Peran itu harus dibuktikan di lapangan, melalui aksi nyata para kader dalam kehidupan sehari-hari,” tegas Khairunnisa, yang juga dikenal sebagai sosok aktif dalam kegiatan sosial dan pemberdayaan perempuan di Bengkulu.
Khairunnisa menyebutkan, kader PKK adalah ujung tombak yang paling dekat dengan keluarga, sehingga sangat strategis untuk menyampaikan pesan-pesan kesehatan secara langsung. Baik itu terkait pola makan sehat, pentingnya olahraga, menjaga kebersihan lingkungan, hingga pencegahan penyakit melalui gaya hidup aktif dan bersih.
“Kesehatan keluarga adalah fondasi dari kesejahteraan masyarakat. Jika keluarga-keluarga di Bengkulu sehat, maka secara otomatis kita sedang membangun pondasi masyarakat yang tangguh,” lanjutnya.
Dalam kesempatan tersebut, Khairunnisa juga mendorong kader-kader PKK untuk terus menjadi teladan dan sumber informasi yang terpercaya bagi masyarakat di sekitarnya. Ia berharap mereka mampu menjangkau kelompok-kelompok rentan, seperti ibu rumah tangga, anak-anak, hingga lansia, dan menyampaikan edukasi tentang pentingnya hidup sehat dengan pendekatan yang sederhana dan menyentuh.
“Misalnya, mengajak warga untuk membiasakan makan dengan gizi seimbang, menjaga sanitasi rumah, menghindari makanan instan berlebihan, hingga mendorong aktivitas fisik melalui senam bersama seperti hari ini. Ini kampanye yang praktis dan menyenangkan,” ujar Khairunnisa sambil tersenyum.
Senam bersama yang berlangsung sejak pukul 06.30 WIB itu berlangsung meriah dan penuh kekeluargaan. Selain diisi dengan gerakan kebugaran, acara juga dimeriahkan dengan hiburan rakyat, pembagian doorprize, serta stan-stan edukasi yang memamerkan produk olahan sehat hasil binaan PKK dari berbagai daerah di Bengkulu.
Khairunnisa menilai, kegiatan ini bisa menjadi model sinergi antara promosi kesehatan dan penguatan silaturahmi sosial. Menurutnya, pendekatan seperti ini jauh lebih efektif dalam menginternalisasi pesan-pesan hidup sehat dibandingkan sekadar brosur atau seminar yang bersifat satu arah.
“Senam seperti ini adalah sarana komunikasi yang sehat, membangun kedekatan antarwarga, sekaligus menyebarkan energi positif. Di tengah masyarakat yang makin sibuk, inilah momen yang harus terus kita jaga,” ucapnya.
Ia juga mengingatkan bahwa tantangan kesehatan masyarakat saat ini semakin kompleks, dari penyakit menular yang masih mengintai hingga meningkatnya kasus penyakit tidak menular seperti diabetes, hipertensi, dan obesitas. Karena itu, pola hidup sehat bukan lagi pilihan, tetapi kebutuhan mendesak yang harus dimulai dari rumah—dari setiap keluarga.
Sebagai penutup, Khairunnisa mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya para kader PKK, untuk menjadikan peringatan HKG ke-53 ini sebagai momentum kebangkitan kesadaran hidup sehat secara kolektif.
“Kita harus menjadi pelopor, bukan hanya penonton. PKK punya peran luar biasa untuk membangun Bengkulu yang sehat, mandiri, dan sejahtera. Mari terus bergerak, berkarya, dan menginspirasi lewat hal kecil yang kita lakukan sehari-hari,” pungkasnya.