Diduga RSUD Kepahiang Menuai Kontroversi, Pelayanan Tidak Nyaman dan Mengecewakan
KEPAHIANG, Mediasinardunia.com - Dugaan masyarakat bahwa pelayanan di RSUD Kepahiang tidak nyaman dan mengecewakan karena banyak pengunjung yang ingin melihat keluarga yang sedang sakit namun disuruh pulang. Seharusnya pegawai RSUD, baik CPNS maupun honorer, harus mengetahui aturan pelayanan kepada masyarakat dalam situasi seperti ini. Namun sayangnya, RSUD Kepahiang tidak memegang aturan tersebut dengan baik, bahkan layanannya sangat minim. Satpam yang bekerja di rumah sakit tersebut juga terkesan tidak peduli terhadap pengunjung, sehingga tidak mengizinkan mereka masuk ke rumah sakit.

Dugaan terhadap pelayanan RSUD Kepahiang semakin kuat karena tampaknya direksi tidak memberikan perhatian yang cukup kepada masyarakat, bahkan mendukung tindakan satpam yang kasar di rumah sakit tersebut. Saat media mengkonfirmasi direksi PEBI MARSANDA, terlihat bahwa mereka tidak mengelola pelayanan kepada masyarakat dengan baik dan bahkan ada dugaan bahwa ada hal-hal yang terlarang di dalam rumah sakit Kepahiang.

Seorang pengunjung yang tidak ingin disebutkan namanya mengeluhkan pelayanan satpam atau penjaga gerbang yang kasar, merasa kecewa dan tidak adil karena tidak diizinkan untuk mengunjungi keluarganya yang sakit. Pihak berwenang, baik di Provinsi Bengkulu maupun instansi terkait, diharapkan turun tangan untuk memantau dan mengaudit RSUD Kepahiang karena dugaan adanya hal-hal yang tidak terbuka kepada publik dan barang-barang terlarang di dalam rumah sakit tersebut. Masyarakat merasa resah dengan pelayanan RSUD Kepahiang yang kurang transparan,"Tutupnya.(Sopian Hadi)