Runtuhkan Sekat: Silaturahmi Hangat Satgas TMMD 129 Bojonegoro Sukses Bangun Kedekatan Dengan Masyarakat
BOJONEGORO, Mediasinardunia.com - Di tengah padatnya pelaksanaan Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Tahun Anggaran 2026, Komandan SSK Satgas TMMD, Lettu Ckm Purnomo, bersama Babinsa Desa Kesongo, Serka Lasmidi, melaksanakan silaturahmi ke Kepala Desa Kesongo, Kusnadi.
Pertemuan yang berlangsung dalam suasana hangat, dan penuh kekeluargaan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat komunikasi serta sinergi antara TNI dan pemerintah desa demi mendukung kelancaran seluruh rangkaian kegiatan TMMD ke-129 di Desa Kesongo.
Dalam kesempatan itu, berbagai hal terkait pelaksanaan program pembangunan di Desa Kesongo turut menjadi pembahasan.
Mulai dari perkembangan sasaran fisik, kegiatan non fisik, hingga pentingnya menjaga semangat gotong royong dan partisipasi masyarakat agar seluruh pekerjaan dapat selesai sesuai target.
Silaturahmi tersebut juga menjadi wujud nyata kedekatan TNI dengan aparatur desa.
Tidak hanya bekerja bersama di lapangan, hubungan harmonis terus dibangun melalui komunikasi yang intens sebagai modal utama dalam menyukseskan program pembangunan.
Babinsa Desa Kesongo, Serka Lasmidi, menegaskan, koordinasi yang baik antara TNI, pemerintah desa dan masyarakat menjadi faktor penting dalam mendukung keberhasilan TMMD.
"Silaturahmi seperti ini menjadi sarana untuk mempererat hubungan sekaligus memperkuat koordinasi agar seluruh program TMMD berjalan lancar dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat Desa Kesongo," ujarnya.
Sementara itu, Kepala Desa Kesongo, Kusnadi, menyampaikan apresiasi atas perhatian dan kedekatan yang terus ditunjukkan jajaran Satgas TMMD kepada pemerintah desa maupun masyarakat.
"Komunikasi yang terjalin selama pelaksanaan TMMD telah menciptakan suasana kerja sama yang harmonis sehingga berbagai program pembangunan dapat dilaksanakan dengan baik," ucapnya.
Silaturahmi antara Komandan SSK Satgas TMMD, Babinsa dan Kepala Desa Kesongo menjadi cerminan bahwa keberhasilan pembangunan tidak hanya ditentukan oleh penyelesaian proyek fisik, tetapi juga oleh kuatnya komunikasi, kebersamaan dan kolaborasi seluruh elemen dalam membangun desa yang lebih maju dan sejahtera.