Skip to main content
x
Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Provinsi Bengkulu kembali mendapat kunjungan pemustaka cilik, Senin 29/01/24.(Santika/Mediasinardunia.com)

SD MI Humairah Kota Bengkulu Kunjungi Perpustakaan Provinsi Bengkulu

Bengkulu, Mediasinardunia.com - Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Provinsi Bengkulu kembali mendapat kunjungan pemustaka cilik, yang kali ini datang dari SD MI Humairah Kota Bengkulu. Kunjungan sebanyak 131 Siswa-siswi dan 10 guru pendamping ini, dalam rangka Study Wisata yang bertempat di Layanan Anak DPK Provinsi Bengkulu, Senin (29/01).

Kota Bengkulu

Agar anak-anak merasa nyaman, para pegawai perpustakaan yaitu kepala Dinas H. Meri Sasdi, M.Pd dalam hal ini diwakili oleh Pustakawan Muda Ibu Tutik Yuniarti, S.Sos dan Lindawati, A.Md Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Bengkulu memberikan arahan dan Pengenalan Perpustakaan.

Kota Bengkulu

Berbagai layanan perpustakaan dikenalkan pada anak-anak agar mereka mengetahui manfaat dari fasilitas perpustakaan, dengan mengajak anak didik ke perpustakaan maka mereka mengetahui apa isi dari perpustakaan. Selain itu di Perpustakaan Provinsi Bengkulu juga ada nonton bareng dan mendongeng dengan petugasnya yang kereatif dan menyenangkan. SD MI Humairah Kota Bengkulu juga diajak menonton sambil belajar dan senam bersama.

Kota Bengkulu

Adapun tujuan dari kunjungan ini adalah mengenalkan perpustakaan secara dekat kepada anak-anak didik selain mengetahui apa saja yang ada di perpustakaan juga sekaligus mengembangkan dan menumbuhkan minat baca.

“Pelayanannya sangat bagus dan petugasnya ramah-ramah dan terlihat sangat menyukai dunia anak-anak, terima kasih,” ungkap dewan guru.

Kota Bengkulu

Pada lain kesempatan, kepala Dinas H. Meri Sasdi, M.Pd dalam hal ini diwakili oleh Pustakawan Muda Ibu Tutik Yuniarti, S.Sos, mengungkapkan apresiasi terhadap para guru yang mengajak siswa-siswi berkunjung ke perpustakaan.

“Karena kalau siswa-siswi hanya berada di ruang kelas saja, mereka akan mengalami kejenuhan. siswa-siswi harus selalu diajak komunikasi,” jelasnya.

Apalagi menurutnya, perpustakaan sekarang tidak hanya sebagai tempat belajar, namun juga sebagai tempat bermain sambil berwisata literasi.(ADV)