SMPN 15 Bengkulu Selatan Menerapkan Program Adiwiyata dengan Menanam Tumbuhan Berbuah
Manna, Mediasinardunia.com - Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 15 Bengkulu Selatan menanam tumbuhan besar yang juga menghasilkan buah. Kegiatan ini merupakan wujud komitmen sekolah dalam menjalankan program Sekolah Adiwiyata di Bengkulu Selatan.
Kepala SMPN 15 Bengkulu Selatan, Olsipin, S.Pd., mengungkapkan bahwa saat ini telah ditanam pohon besar seperti nangka, matoa, dan pokat di halaman sekolah dengan jumlah 20 batang per jenis. Selain memberikan naungan yang rindang, buah dari pohon-pohon ini juga bisa dimanfaatkan.
"Program ini bertujuan untuk menciptakan sekolah yang peduli terhadap lingkungan. Kami ingin membuat seluruh komponen di sekolah, termasuk siswa, guru, TU, dan wali murid, sadar akan tanggung jawab menjaga lingkungan. Ini bukan hanya penting bagi sekolah, tapi juga bagi kepentingan umum," ungkap Olsipin.
Program Adiwiyata melibatkan kebijakan berwawasan lingkungan, kurikulum berbasis lingkungan, kegiatan partisipatif, serta pengelolaan sarana dan prasarana ramah lingkungan di sekolah. Dengan luasnya ruang terbuka hijau, siswa dapat belajar di luar kelas.
Selain memanfaatkan ruang lingkup sekolah yang luas, program Adiwiyata juga mencakup menjaga kebersihan, sanitasi, dan drainase, serta pemilahan dan pembuangan sampah dengan benar. Hal ini bertujuan menciptakan kondisi pembelajaran yang nyaman dan kondusif, serta memperkuat rasa kebersamaan di sekolah.
Olsipin menegaskan bahwa pemilihan tanaman yang akan ditanam dilakukan secara selektif. Selain manfaat batang yang berguna, tanaman juga diharapkan bisa menghasilkan buah yang dapat dimakan. Setelah pohon tumbuh besar dan berbuah, rencananya akan dibuat Gazebo untuk menikmati keindahan alam di sekolah.
"Kami berupaya untuk memodifikasi antara sekolah alam dan sekolah reguler, agar siswa dan guru tidak hanya terpaku pada pembelajaran di ruang kelas. Bahkan kami berharap dapat menyediakan lokasi alami untuk rapat guru dan memperluas pola pikir berwirausaha," tutup Olsipin.