Wabup Kaur Pantau Pengamanan Nataru, Kunjungi Gereja GEKESIA untuk Jaga Kerukunan
Kaur, Mediasinardunia.com - Tim gabungan TNI, Polri, dan Pemda Kaur melaksanakan pengecekan serta patroli dengan mengunjungi posko pengamanan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026. Kegiatan tersebut dipimpin Wakil Bupati (Wabup) Kaur Abdul Hamid, S.Pd.I, didampingi Wakil Kapolres (Waka Polres) Kaur Kompol Yosril Rasdiansyah, SH, MH.
Patroli pemantauan yang dilakukan tim gabungan bertujuan memastikan seluruh pos berfungsi dengan baik dan melihat langsung kegiatan perayaan Natal. Dalam kesempatan itu, tim melihat kegiatan perayaan yang diikuti umat non-Muslim. Wabup menyampaikan bahwa perayaan Natal merupakan momentum penting dan istimewa bagi umat Kristiani.
"Natal bukan hanya sekadar perayaan seremonial dengan berbagai kegiatan dan tradisi, tetapi memiliki makna mendalam sebagai momentum untuk menebarkan cinta kasih dan kedamaian bagi sesama," ujarnya.
Harapannya, sebagai bangsa yang majemuk dalam hal adat istiadat, budaya, suku, bahasa, dan agama, meskipun berbeda, masyarakat tetap mampu menjaga kekompakan dan kebersamaan sebagai sesama anak bangsa.
Terpisah, Waka Polres Kaur mengimbau seluruh masyarakat untuk senantiasa menjaga kerukunan antarumat beragama serta bersama-sama menciptakan suasana damai di Kaur. Jajaran Polres Kaur akan terus melakukan patroli dan pengamanan secara terbuka dan tertutup dengan mengedepankan tindakan preventif guna antisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.
Ia menegaskan bahwa pengamanan Nataru akan berlanjut hingga rangkaian kegiatan selesai. Aparat keamanan akan tetap siaga untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dan wisatawan.
Sebelumnya, pada Rabu malam (24/12/2025), Wabup Kaur mengunjungi Gereja Kristen Injili di Indonesia (GEKESIA) di Desa Parda Suka, Kecamatan Maje. Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan perayaan Malam Natal berjalan aman dan kondusif, sekaligus menjadi bagian dari Operasi Lilin Nala 2025 yang digelar oleh Polri dan TNI.
Kehadiran Wabup dan Waka Polres di gereja tersebut menunjukkan perhatian serius pemerintah dan aparat keamanan agar warga dapat menjalankan ibadah dengan tenang dan nyaman, sekaligus sebagai simbol komitmen dalam memelihara kerukunan antarumat beragama di tengah keberagaman.
"Perayaan Natal adalah sarana untuk menebarkan cinta kasih dan memperkuat persatuan. Pemerintah hadir untuk memastikan seluruh warga dapat menjalankan ibadah dengan aman. Keberagaman masyarakat merupakan kekuatan yang harus dijaga agar kerukunan tetap terpelihara di Bumi Sease Seijean," tegas Wabup.
Pendeta GEKESIA Fatieli Halawa mengucapkan terima kasih kepada Wabup, Waka Polres, dan jajarannya atas pemantauan jalannya peribadatan. Menurutnya, kunjungan tersebut merupakan kehormatan bagi kaum minoritas. "Kami ucapkan terima kasih atas kehadiran Bapak Wakil Bupati dan Bapak Waka Polres Kaur," katanya.