Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi Soroti Sinergitas Bersama Polri untuk Amanatkan Mudik dan Idul Fitri
Bengkulu, Mediasinardunia.com – Apel gelar pasukan Operasi Kepolisian Terpusat Ketupat 2026 untuk pelayanan dan pengamanan perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah digelar di Mapolresta Bengkulu pada Kamis (12/03/2026). Apel dipimpin langsung oleh Kapolresta Bengkulu Kombes Pol Rahmad Hidayat bersama Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi, yang menunjukkan sinergitas antara Polri dan Pemerintah Kota Bengkulu dalam memberikan rasa aman selama masa mudik dan Lebaran.
Dalam kesempatan itu, Kapolresta membacakan amanat Kapolri terkait kesiapan personel dalam melaksanakan pengamanan arus mudik dan perayaan Idul Fitri. Turut hadir Komandan Kodim 0407/Kota Bengkulu, Kasi Datun Kejaksaan Negeri Bengkulu, Pj Sekda Kota Bengkulu Medy Pebriansyah, Kasat Pol PP Sahat Marulitua Situmorang, Kadis Damkar dan Penyelamatan Yuliansyah, Kepala BPBD I Made Ardana, Plt Kadis Kesehatan Nelly, Plt Kadis Perhubungan Toni, serta Plt Kadis Perindag Alex Periansyah.
Kapolresta Rahmad Hidayat menjelaskan bahwa apel bertujuan untuk memastikan seluruh personel siap menjalankan tugas pengamanan. "Jadi kita hari ini melaksanakan apel untuk mengecek kesiapan personel yang terlibat. Total ada 289 personel, terdiri dari 139 personel Polri dan sisanya gabungan dari TNI, BPBD, Damkar, Dinas Kesehatan, Dishub, hingga Pramuka," ujarnya.
Ia menambahkan bahwa Operasi Ketupat akan mulai dilaksanakan pada Jumat (13/03/2026) pukul 00.00 WIB dan seluruh personel akan ditempatkan di pos yang telah disiapkan. Polresta Bengkulu mendirikan empat pos pengamanan, yakni satu pos terpadu di kawasan Pantai Panjang, satu pos pelayanan di Pantai Zakat, serta dua pos pengamanan di Bandara dan pintu tol.
Selain itu, masyarakat diimbau memanfaatkan layanan darurat kepolisian melalui nomor 110 yang dapat diakses secara gratis. "Layanan 110 ini bisa diakses dari mana saja tanpa biaya dan langsung terhubung dengan jaringan kepolisian mulai dari Polres, Polda hingga Mabes Polri. Jika ada gangguan keamanan atau membutuhkan bantuan, silakan lapor dan kami akan merespons secepat mungkin," jelasnya.
Sementara itu, Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi menegaskan bahwa pengamanan Idul Fitri merupakan tanggung jawab bersama seluruh unsur pemerintah dan masyarakat. Menurutnya, apel menunjukkan kekompakan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Bengkulu dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
"Ini menunjukkan sinergitas antara Polri dan pemerintah daerah. Leading sektornya memang Polri, tetapi Dishub, Damkar, BPBD, Dinkes dan semua stakeholder ikut membackup. Karena soal keamanan bukan hanya tugas Polri, tetapi tanggung jawab kita semua," kata Dedy.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk menjaga keamanan lingkungan serta memanfaatkan layanan pemerintah jika membutuhkan bantuan. "Polisi juga menyediakan tempat penitipan kendaraan bagi masyarakat yang mudik. Selain itu ada layanan 110 dari kepolisian dan 112 dari pemerintah daerah yang bisa diakses gratis. Artinya pemerintah benar-benar hadir untuk masyarakat," demikian ujarnya.