Bupati Kaur Resmikan TMMD Reguler ke-124 untuk Pembangunan Pedesaan
Bintuhan, Mediasinardunia.com - Bupati Kaur, Gusril Pausi, S.Sos., M.AP, menghadiri upacara pembukaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-124 Kodim 0408 Bengkulu Selatan - Kaur untuk tahun anggaran 2025 di Desa Bandu Agung, Kecamatan Kaur Utara pada Selasa, 6 Mei 2025.
Upacara pembukaan dipimpin oleh Bupati Gusril Pausi yang didampingi Dandim 0408 Bengkulu Selatan - Kaur, Letkol CZI Bambang Santoso, Forkopimda Kaur, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta anggota TNI dan Polri, dan turut dimeriahkan oleh masyarakat yang hadir.
Dalam sambutannya, Bupati Gusril Pausi menyampaikan bahwa program TMMD merupakan program lintas sektoral yang melibatkan TNI, pemerintah daerah, serta masyarakat sebagai wujud nyata partisipasi dan kepedulian TNI untuk membantu pemerintah dalam mempercepat pembangunan di wilayah pedesaan dengan pemberdayaan masyarakat dan potensi sumber daya yang ada di daerah.
"Dengan demikian, roda pembangunan di wilayah terpencil akan semakin terpacu dan termotivasi. Sehingga, pada gilirannya akan meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan masyarakat pedesaan serta memantapkan wawasan kebangsaan dalam kehidupan bermasyarakat berbangsa dan bernegara," harap Bupati Kaur.
Bupati juga menyampaikan bahwa dengan terbatasnya waktu dan personel di lapangan dalam melaksanakan kegiatan fisik maupun non-fisik di beberapa lokasi TMMD, dukungan serta peran serta tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, pemuda, dan masyarakat secara keseluruhan sangat penting untuk mencapai sasaran TMMD. "Tanpa partisipasi dari segenap lapisan masyarakat, program yang telah kami rencanakan tidak mungkin dapat berjalan dengan baik," ujarnya.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa program TMMD diharapkan dapat menjawab aspirasi dan keinginan masyarakat, mengingat program ini diawali dengan proses perencanaan yang melibatkan berbagai instansi dan masyarakat.
Bupati juga menyatakan bahwa program TMMD belum sepenuhnya menjangkau seluruh wilayah Kabupaten Kaur, mengingat keterbatasan sarana dan prasarana serta kemampuan TNI dalam membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Namun, program ini akan dilakukan secara kontinu agar masyarakat semakin sejahtera dari waktu ke waktu dan membangun ketahanan nasional.
"Program TMMD mencakup pembangunan fisik dan non-fisik. Pembangunan fisik diutamakan untuk infrastruktur dan sarana-prasarana yang langsung menyentuh kepentingan masyarakat, sementara non-fisik bertujuan untuk mendorong motivasi dan kreativitas guna meningkatkan wawasan serta semangat kebangsaan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara," ungkap Bupati.
Ditambahkan, Bupati berharap program ini dapat mendorong pembangunan masyarakat yang berkualitas dan memiliki ketahanan yang tangguh dalam menghadapi permasalahan bangsa, sehingga akan mewujudkan kondisi sosial masyarakat yang kondusif dan pembangunan nasional yang berkesinambungan.