Skip to main content
x
Kunker DPRD Provinsi Bengkulu dalam Rangka Studi Implementasi Kehutanan Sosial di Jogja

Kunker DPRD Provinsi Bengkulu dalam Rangka Studi Implementasi Kehutanan Sosial di Jogja

Bengkulu, Mediasinardunia.com - Pada tanggal Kamis, 5 Oktober 2023, Kepala Bagian Persidangan Sekretariat DPRD DIY, Budi Nugroho, S.H., M.M., bersama dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) DIY, menerima kunjungan tamu dari DPRD Provinsi Bengkulu dalam rangka studi tiru terkait dukungan DPRD DIY terhadap implementasi perhutanan sosial.

Komisi III DPRD Provinsi Bengkulu memiliki rencana memanfaatkan hutan dan studi tiru mengimplementasikan perhutanan sosial, hutan desa, dan hutan masyarakat.

Dalam pembahasan pertama, Budi menyampaikan bahwa pengelolaan hutan desa dilakukan oleh kelompok masyarakat. Anggota Dewan juga berperan dalam menjaga keberlangsungan hutan desa tersebut dengan memberikan pembinaan dan bantuan saat masyarakat mengalami kesulitan dan kendala.

 

Kota bengkulu

 

Budi menambahkan, "Kalau misal ada kesulitan atau kendala, dewan langsung memberikan pembinaan dan bantuan. Hasil hutan itu dibawa keluar dan menjadi pemasukan untuk desa, serta membantu mengurangi angka kemiskinan di Yogyakarta. Itulah salah satu dukungan dari DPRD untuk hutan desa dan hutan kemasyarakatan."

Dijelaskan pula bahwa hasil dari hutan yang dikelola, 25% diberikan kepada Pemerintah Daerah dan 75% diberikan kepada kelompok masyarakat, sehingga terlihat manfaat dari hutan yang dikelola dengan baik dan benar akan sangat berguna dan menghasilkan.

Pada kesempatan yang sama, perwakilan OPD, Margareta Tutik Lestari, juga menjelaskan adanya kerjasama antara masyarakat dan pemerintah dalam mengelola hutan desa. Tujuannya adalah memanfaatkan hutan untuk pertumbuhan ekonomi tanpa merusak dan mengubahnya.

"Ada kerjasama resmi antara masyarakat dan pemerintah untuk mengelola hutan di suatu desa tersebut. Konsepnya adalah bagaimana hutan ini menghasilkan tanpa merusak dan mengubah, sehingga hasil dari hutan tersebut dapat membantu perekonomian desa," ungkapnya.(MSD/ADV)