Mengubah Sampah Menjadi Berkah, Anggota DPRD Provinsi Bengkulu Bersama Ibu-ibu Lakukan Pelatihan Pilah Pilih di Kota Bengkulu
Bengkulu, Mediasinardunia.com – Pemanfaatan Sampah Rumah Tangga Menjadi Nilai Ekonomis Melalui Pelatihan Pilah Pilih di Kota Bengkulu
Anggota DPRD Provinsi Bengkulu, Usin Abdisyah Putra Sembiring, bersama Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Bengkulu, aktif melakukan pelatihan Pilah Pilih olah sampah dari rumah untuk meningkatkan pendapatan masyarakat. Kali ini, masyarakat di Kelurahan Padang Jati Rt 2 Kota Bengkulu mendapat pelatihan dari fasilitator berpengalaman selama 3 tahun dalam membentuk kader lingkungan di kota tersebut.
Plt. Kepala Dinas LHK, Safnizar, menyampaikan apresiasinya terhadap antusiasme masyarakat yang mengikuti pelatihan pengelolaan sampah. Ia berharap program serupa dapat diperluas ke kabupaten-kabupaten lain di Provinsi Bengkulu.
"Dalam upaya mengatasi masalah sampah, penerapan skema pengelolaan sampah dengan prinsip dasar 3R (reduce, reuse, recycle) diperlukan untuk memberikan nilai ekonomis yang terkandung dalam sampah tersebut" ujar Safnizar pada Sabtu (18/05/2024).

Usin Sembiring, anggota DPRD Provinsi Bengkulu yang memprakarsai pembentukan kader lingkungan, menyatakan bahwa program tersebut bertujuan membangun kesadaran masyarakat dalam mengelola sampah rumah tangga menjadi barang bernilai ekonomis. Pelatihan akan diberikan di beberapa RT terpilih di Kota Bengkulu, dengan rencana pelaksanaan di daerah lain di Provinsi Bengkulu.
Tujuan pelatihan tersebut adalah memberikan kesadaran kepada masyarakat bahwa sampah tidak hanya menjadi limbah, melainkan dapat diolah menjadi kerajinan, pupuk organik, yang memberikan nilai ekonomis serta tambahan pendapatan bagi keluarga. Usin Sembiring berencana membentuk unit bank sampah untuk kelompok yang sudah mendapatkan pelatihan pada hari itu.
Sebagai anggota DPRD, Usin Sembiring akan terus memprogramkan dan mengawal program tersebut, dengan rencana melaksanakannya ke daerah-daerah lain di Provinsi Bengkulu.
"Meskipun dianggap sepele, program ini memiliki dampak besar bagi lingkungan dan keluarga," tambahnya. (Adv/MSD)