Memperkenalkan Kebudayaan Bengkulu Selatan Melalui Tari Andun: Inisiatif Pemdes Nanjungan Pino Raya
Pino Raya, Mediasinardunia.com - Pemerintah Desa Nanjungan Kecamatan Pino Raya berperan aktif dalam mengajarkan kebudayaan asli Bengkulu Selatan kepada semua kalangan, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa, termasuk melalui seni tari Andun.
Selain sebagai sarana silaturahmi, tarian ini juga menjadi hiburan rutin setiap malam Kamis, yang memungkinkan seluruh masyarakat berkumpul untuk menikmati pertunjukan seni budaya yang disajikan.
Kepala Desa Nanjungan, Bambang Herawanto, SE, menegaskan bahwa upaya menjaga warisan budaya ini dilakukan oleh lembaga adat di desa tersebut, demi mencegah lenyapnya budaya asli akibat perubahan zaman yang semakin modern.
"Contohnya, pada era sekarang, anak-anak dan remaja cenderung terpaku pada gadget mereka sendiri tanpa memperhatikan sekitarnya. Hal ini tidak diharapkan. Minimal, gadget yang digunakan tidak disalahgunakan, apalagi budaya bisa memberikan pengaruh negatif pada generasi bangsa," ungkap Bambang pada Jumat (11/10).
Tari Andun, tradisi yang dahulu sangat populer sebelum munculnya hiburan modern seperti organ tunggal, kini kembali diperkenalkan untuk membangkitkan cinta generasi sekarang terhadap warisan budaya mereka. Lebih dari sekadar kenangan, tarian ini harus diwariskan dari generasi ke generasi.
Tarian Andun dapat dihadirkan dalam berbagai acara, mulai dari pernikahan hingga kegiatan lainnya. Bahkan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bengkulu Selatan telah menginstruksikan agar pembelajaran seni tari Andun dijadikan bagian dari kurikulum lokal di sekolah.
"Dengan seni tari Andun yang kita ajarkan, kita berharap dapat memberikan kegiatan positif bagi generasi. Saat ini, banyak budaya yang hampir lenyap dari pandangan generasi muda. Semoga melalui kegiatan ini, kita dapat menghidupkan kembali budaya ini dalam masyarakat. Bahkan, di era sekarang, baju kebaya yang dulu terlupakan kembali digunakan oleh para ibu. Sebagai motivasi, kami telah menggelar berbagai perlombaan, termasuk saat peringatan Hari Kemerdekaan 17 Agustus yang lalu," tutup Bambang.