Skip to main content
x
Camat XIV Koto Ajak Mukomuko Ajak Semua Masyarakat Bantu Korban Bencana Sumatera, 05/12/2025 (Dayat/Mediasinardunia.com)

Camat XIV Koto Ajak Mukomuko Ajak Semua Masyarakat Bantu Korban Bencana Sumatera

Mukomuko, Mediasinardunia.com – Singgih Pramono, S.Sos, MH, sebagai Camat XIV Koto Ajak, menggelar ajakan menyeluruh kepada seluruh stakeholder, kepala desa, tokoh masyarakat, dan warga umum untuk bergabung dalam kolaborasi membantu korban bencana di berbagai daerah Sumatera. Ajakan ini disampaikan dalam rapat koordinasi yang diadakan di Kantor Camat XIV Koto Ajak pada tanggal 5 Desember 2025, dengan tujuan meningkatkan kepedulian dan memperkuat ikatan solidaritas antar masyarakat.
 
Dalam pidatonya, Camat Singgih menekankan bahwa kolaborasi dan gotong-royong adalah kunci sukses dalam memberikan bantuan tepat sasaran. Beliau menjelaskan bahwa bencana tidak memandang batas wilayah, status sosial, atau latar belakang, sehingga tanggapan yang luas dan terkoordinasi sangat diperlukan untuk meminimalkan kerugian dan membantu korban pulih secepatnya. "Kita tidak bisa bekerja sendirian. Setiap elemen masyarakat memiliki peran penting – mulai dari menyediakan bantuan, menyebarkan informasi, hingga membantu penyaluran. Hanya dengan kerja sama yang baik, bantuan kita dapat sampai ke tangan yang benar, secara efektif dan efisien," ungkapnya.
 
Camat juga mengajak warga untuk menyisihkan sebagian hartanya sebagai wujud kepedulian. Bantuan tidak terbatas pada uang tunai, melainkan juga barang kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, baju, selimut, obat-obatan, dan peralatan mandi. Selain itu, bantuan tenaga juga sangat diharapkan – baik untuk pengumpulan, pengemasan, maupun pengiriman bantuan. "Setiap butir beras, setiap potong baju, setiap rupiah yang diberikan akan sangat berarti bagi korban. Tidak ada bantuan yang terlalu kecil, karena setiap kontribusi adalah cahaya harapan bagi mereka," tegasnya.

Mukomuko

Untuk memastikan transparansi dan akuntabilitas, semua bantuan yang diterima akan dicatat secara rinci dan disalurkan melalui saluran resmi. Tim penyaluran akan bekerja sama dengan instansi terkait, LSM kemanusiaan, dan perwakilan masyarakat untuk memastikan bantuan sampai ke korban tanpa hambatan atau penyimpangan. "Kita berkomitmen untuk membuat proses penyaluran terbuka dan dapat diperiksa. Setiap warga yang memberikan bantuan berhak mengetahui bagaimana bantuan itu digunakan, dan kita akan memberikan laporan berkala," ungkapnya.
 
Bagi warga yang ingin berpartisipasi, dapat menghubungi Kantor Camat XIV Koto Ajak di Jalan Raya Koto Ajak, Kabupaten Mukomuko, atau melalui nomor hotline yang telah disediakan. Warga juga dapat membawa bantuan langsung ke lokasi pengumpulan yang ditetapkan, atau ikut tim pengiriman ke daerah terdampak (dengan memenuhi persyaratan keamanan dan kesehatan).
 
Di akhir ajakannya, Camat Singgih mengajak warga untuk bersatu dalam mendoakan dan membantu korban. "Mari kita tunjukkan bahwa masyarakat kita memiliki hati yang lembut dan kepedulian yang besar terhadap sesama. Bersama-sama, kita dapat membuat perbedaan nyata dalam kehidupan mereka. Solidaritas kita adalah kekuatan terbesar untuk membantu mereka bangkit kembali," tutupnya dengan semangat.
 
Serangkaian aktivitas pengumpulan bantuan dimulai hari ini dan diharapkan terus berjalan sampai kebutuhan korban terpenuhi. Banyak tokoh masyarakat dan pemilik usaha di Kabupaten Mukomuko telah menunjukkan antusiasme awal dan berjanji memberikan kontribusi signifikan, menjadi contoh bagi warga lainnya.