Ingat! Bengkulu Rawan Bencana, Polda Bengkulu Tanam Magrove di Pesisir Pantai Pulau Baii
Bengkulu, Mediasinardunia.com - Penanaman pohon bagus untuk mencegah terjadinya bencana alam. Mengingat, Bengkulu merupakan salah satu provinsi yang rawan bencana alam.
Kabid Humas Polda Bengkulu, Kombes Pol Anuardi, S.Ik., M.Si mengatakan, penanaman mangrove dilakukan secara serentak di seluruh jajaran Polri di daerah dalam rangka memperingati HUT Divisi Humas Polri ke-72.
"Penanaman mangrove dalam rangka pengurangan kerusakan akibat abrasi juga sebagai shelter alami jika terjadi tsunami, Provinsi Bengkulu termasuk dalam wilayah siaga bencana, terutama gempa bumi dengan potensi Tsunami," ujar Anuardi, Jumat (13/10).
Ia berharap dengan penanaman ribuan mangrove yang tersebar di seluruh Bengkulu dapat memberikan dampak positif di masa mendatang pula.
“Kami menanam kurang lebih 1.668 batang mangrove tak hanya mangrove saja, tetapi tanaman lainnya seperti durian juga akan di tanam menyesuaikan lokasinya karena kita berada di pantai jadi kita pilih mangrove,” pungkasnya.
Sementara itu, Suhartono ketua RT 08 Kelurahan Sumber Jaya Kecamatan Kampung Melayu kota Bengkulu mengatakan, dirinya secara aktif terus melakukan penanaman mangrove khususnya di kawasan dekat pelabuhan pulau bai.
Lanjut Suhartono, bahwa menanam vegetasi, seperti mangrove, di kawasan pesisir pantai, mampu mengurangi kecepatan gelombang tsunami atau bisa tereduksi dengan ketebalan mangrove.
“Potensi akan terjadi tsunami Bengkulu hingga mencapai puluhan meter, dengan adanya kawasan sabuk hijau sepanjang pantai panjang sebagai penyangga gelombang tinggi adalah salah satu solusi untuk melindungi Kota Bengkulu,” tutupnya.