Jalan Aru Jajar Hadir Lebih Aman: Pemerintah Kota Bengkulu Rencanakan Pemasangan Lampu PJU
Bengkulu, Mediasinardunia.com - Setelah rampungnya pekerjaan pengaspalan di Jalan Aru Jajar, Pemerintah Kota Bengkulu melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) segera melanjutkan tahap berikutnya dengan pemasangan lampu penerangan jalan umum (PJU). Pemasangan ini ditargetkan untuk memberikan suasana yang lebih aman dan nyaman bagi masyarakat yang melintas di kawasan tersebut, terutama pada malam hari.
Kepala Dinas PUPR Kota Bengkulu, Noprisman, menjelaskan bahwa akan ada sedikitnya 26 titik lampu PJU yang dipasang sepanjang jalan utama tersebut. Langkah ini merupakan bagian dari rencana besar pengembangan infrastruktur Jalan Aru Jajar yang sebelumnya telah melalui tahapan pengaspalan sehingga permukaan jalan menjadi lebih mulus.
“Proyek ini adalah lanjutan dari pembangunan sebelumnya yang sempat tertunda. Saat ini, pengaspalan sudah selesai, dan berikutnya kita akan membangun median jalan sekaligus menambah lampu penerangan. Dengan demikian, Jalan Aru Jajar tidak hanya layak dilalui pada siang hari, tetapi juga terang benderang di malam hari,” ujar Noprisman, Jumat (22/08/2025).
Ia menambahkan bahwa keberadaan lampu jalan diyakini dapat menekan potensi kecelakaan lalu lintas dan tindak kriminal yang biasanya rawan terjadi di jalur gelap. Penerangan yang memadai juga mendukung kelancaran arus transportasi, mengingat Aru Jajar berperan sebagai salah satu akses strategis menuju Bandara Fatmawati Soekarno serta jalur masuk ke pusat pemerintahan Kota Bengkulu.
“Jalan ini merupakan pintu masuk utama kota. Jika kondisinya baik, mulus, dan terang di malam hari, tentu akan memberikan kesan positif bagi masyarakat maupun tamu dari luar daerah. Selain itu, aktivitas ekonomi di sekitar jalan juga akan lebih hidup karena masyarakat merasa lebih aman beraktivitas,” imbuhnya.
Selain pemasangan PJU, Dinas PUPR juga merencanakan pembangunan median jalan sebagai upaya untuk menata lalu lintas lebih teratur. Median tersebut diharapkan mampu mengurangi risiko kecelakaan akibat kendaraan yang saling berpapasan dari arah berlawanan.
Noprisman menekankan bahwa proyek peningkatan Jalan Aru Jajar bukan hanya sekadar pembangunan fisik semata, melainkan juga investasi jangka panjang bagi perkembangan Kota Bengkulu. Dengan akses jalan yang memadai, berbagai sektor seperti perdagangan, pariwisata, hingga mobilitas masyarakat akan terdorong meningkat.
“Setelah rampung, jalan ini tentu akan memberikan manfaat besar, baik dari sisi kenyamanan berkendara maupun peningkatan aktivitas ekonomi lokal. Karena itu, kami mengajak masyarakat untuk turut menjaga fasilitas yang sudah dibangun agar tetap awet dan berfungsi maksimal,” tuturnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya partisipasi masyarakat dalam merawat fasilitas umum. Menurutnya, peran serta warga dalam menjaga lampu jalan, median, maupun aspal yang baru selesai dikerjakan sangat menentukan keberlangsungan manfaat dari pembangunan ini.
“Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Kami berharap warga dapat ikut mengawasi dan merawat bersama, karena infrastruktur ini dibuat untuk kepentingan bersama,” tutup Noprisman.
Dengan selesainya tahap pengaspalan dan rencana pemasangan lampu penerangan, wajah Jalan Aru Jajar diharapkan semakin representatif sebagai jalur strategis kota. Ke depan, kawasan ini tidak hanya menjadi akses vital menuju bandara, tetapi juga simbol perkembangan infrastruktur Kota Bengkulu yang terus berbenah.