Skip to main content
x
Menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, Dinas Pertanian Kabupaten Mukomuko memperketat pengawasan kesehatan hewan Qurban yang masuk ke wilayah Kabupaten Mukomuko, Senin 25/5/2026.(Alf/mediasinardunia.com)

Jelang Idul Adha 2026, Dinas Pertanian Kabupaten Mukomuko Perketat Pengawasan Kesehatan Hewan Qurban

Mukomuko, Mediasinardunia.com - Menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, Dinas Pertanian Kabupaten Mukomuko memperketat pengawasan kesehatan hewan Qurban yang masuk ke wilayah Kabupaten Mukomuko. Langkah ini dilakukan guna memastikan seluruh hewan qurban yang diperjualbelikan dalam kondisi sehat, aman, dan layak untuk dikonsumsi masyarakat.

Apel di pimpin Langsung Asisten 1 Bachtiar Sofian, S.H.
Kepala Bidang Peternakan dan kesehatan 
drh.diana Nurwahyuni menjelaskan bahwa terdapat sejumlah penyakit hewan yang menjadi fokus pengawasan, di antaranya Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), Lumpy Skin Disease (LSD), antraks, serta brucellosis.

 

“Untuk kasus PMK di tahun 2025 kita nihil kasus. Namun pengawasan tetap diperketat, termasuk terhadap penyakit LSD yang mempengaruhi kondisi fisik sapi, serta antraks yang memerlukan pengawasan ketat,” ujarnya, Senin (25/5/2026).

bengkulu

Menurut Diana, pengawasan kesehatan hewan di lapangan memiliki sejumlah tantangan, seperti masih banyaknya pemotongan hewan secara tradisional tanpa pengawasan veteriner yang memadai, serta keterbatasan jumlah dokter hewan dibandingkan banyaknya titik penjualan dan pemotongan hewan Qurban di wilayah Kabupaten Mukomuko 
Meski demikian, pihaknya terus memperkuat koordinasi lintas sektor dan meningkatkan kapasitas petugas teknis di lapangan guna memastikan pengawasan berjalan optimal.

Sebagai langkah pengendalian, Dinas Pertanian Kabupaten Mukomuko akan melakukan monitoring dan pemeriksaan kesehatan hewan qurban di lapak penjualan yang tersebar di delapan kabupaten/kota mulai 11 hingga 25 Mei 2026. Pengawasan juga dilakukan terhadap dokumen lalu lintas ternak melalui aplikasi ISIKHNAS, di mana setiap pelaku usaha wajib melengkapi ternaknya dengan sertifikat veteriner atau surat keterangan kesehatan hewan.

Selain itu, pembinaan teknis kepada petugas terus dilakukan, termasuk pemeriksaan *ante mortem* sebelum penyembelihan dan *post mortem* setelah pemotongan untuk memastikan daging yang dikonsumsi masyarakat aman dan sehat.

Berdasarkan data Dinas Pertanian Kabupaten Mukomuko, kebutuhan hewan kurban pada tahun 2026 diperkirakan mengalami peningkatan dibanding tahun sebelumnya. Tahun ini, kebutuhan hewan Qurban 

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Mukomuko Hari Mustaman SP. MP , menegaskan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan seluruh instansi terkait untuk memaksimalkan pemeriksaan kesehatan hewan kurban menjelang Idul Adha.

“Kami ingin memastikan seluruh hewan Qurban yang beredar dalam kondisi sehat dan tidak ada hewan berpenyakit yang dijual bebas kepada masyarakat,” tegasnya.

Melalui pengawasan yang intensif dan kolaborasi lintas sektor, Pemerintah Kabupaten Mukomuko berharap pelaksanaan Idul Adha tahun ini dapat berjalan aman, sehat, dan memberikan rasa nyaman bagi masyarakat dalam memilih hewan Qurban.(Alf)