Skip to main content
x
Dalam rangka optimalisasi pendapatan daerah, Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara (BU) melalalui Bagian Kerja Sama Sekretariat Daerah, telah melaksanakan Rapat Koordinasi (Rakor) Pemanfaatan Barang Milik Daerah, yang berlangsung di Ruang Command Centre pada Kamis (1/8/2024). (Diky/mediasinardunia.com)

Optimalisasi Pendapatan Daerah Melalui Pengelolaan Aset Milik Daerah: Fokus Rakor Bagian Kerja Sama Sekretariat Daerah Kabupaten Bengkulu Utara

Bengkulu Utara, Mediasinardunia.com - Dalam rangka optimalisasi pendapatan daerah, Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara (BU) melalalui Bagian Kerja Sama Sekretariat Daerah, telah melaksanakan Rapat Koordinasi (Rakor) Pemanfaatan Barang Milik Daerah, yang berlangsung di Ruang Command Centre pada Kamis (1/8/2024).

Rapat ini dibuka oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten BU H. Fitriyansyah, S.STP., MM., yang didampingi oleh Asisten I dan Asisten III, serta dihadiri oleh narasumber yakni Kepala BKAD Provinsi Bengkulu Agoes Soesetyo, SE dan Kepala BKAD Kabupaten BU Masrup, S.TP., MM beserta perwakilan dari seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Kabupaten BU.

Saat menyampaikan sambutan dan arahannya, Sekda BU menekankan pentingnya kegiatan ini untuk meningkatkan pengawasan dan pengendalian, serta percepatan implementasi dalam mencapai visi 2045 melalui transformasi ekonomi yang didukung oleh industrialisasi, pemanfaatan sumber daya manusia, infrastruktur, dan penyederhanaan regulasi dan birokrasi.

Beliau juga menyoroti pentingnya pengelolaan aset milik daerah dengan baik, yang dapat berkontribusi dalam peningkatan pendapatan daerah. Salah satu contohnya adalah sewa gedung milik daerah yang harus dilakukan sesuai dengan ketentuan hukum untuk mencegah masalah di masa mendatang.

Sekda BU menegaskan bahwa seluruh SKPD perlu memahami tata cara pengelolaan aset milik daerah sesuai regulasi yang berlaku. Hal ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan pendapatan daerah, tetapi juga sebagai langkah perlindungan terhadap aset tersebut agar terhindar dari masalah yang dapat terjadi di kemudian hari.