Panitia Penyelenggara Hiburan Rakyat di Pantai Batu Kumbang Membebaskan Tarif Masuk bagi Warga Dua Desa
Mukomuko, Mediasinardunia.com - Panitia penyelenggara hiburan rakyat di objek wisata Pantai Batu Kumbang di Desa Pulau Baru, Kabupaten Mukomuko, tidak memungut tarif masuk objek wisata berbayar bagi warga dua desa di daerah tersebut.
"Kalau pengunjung dihitung mungkin lebih dari 5.000 orang, tetapi tidak semua membayar karcis masuk, ada dua desa yang tidak membayar di sini, yaitu Desa Pulau Baru dan Desa Pulau Makmur," kata Koordinator Panitia Penyelenggara Hiburan Rakyat di Objek Wisata Pantai Batu Kumbang di Desa Pulau Baru, Kecamatan Ipuh Bobi di Mukomuko, Jumat (12/4/2024).
Sebanyak tiga objek wisata di daerah ini menyelenggarakan berbagai acara hiburan rakyat untuk mengisi libur Lebaran Idul Fitri 1445 Hijriah.
Tiga objek wisata tersebut adalah Pantai Batu Kumbang di Desa Pulau Baru, objek wisata Danau Lebar di Kecamatan Teras Terunjam, dan Danau Nibung di Kecamatan Air Manjuto. Dari tiga objek wisata yang menyelenggarakan hiburan rakyat, harga tiket masuk objek wisata Pantai Batu Kumbang sebesar Rp 25 ribu per orang, atau meningkat dibandingkan hari biasa yang sebesar Rp 5.000 per orang.
Koordinator tersebut mengatakan, pihaknya mengadakan hiburan rakyat bersama artis dari Sumatera Barat selama dua hari berturut-turut mulai dari hari Kamis hingga Jumat (12/4/2024), kemudian acara hiburan rakyat dilanjutkan dengan artis lokal selama dua hari, yaitu Sabtu (13/4/2024) sampai Ahad (14/4/2024).
Ia juga menjelaskan bahwa pihaknya memasang tarif masuk objek wisata sebesar Rp 25 ribu per orang untuk membayar artis dari Provinsi Sumatera Barat, serta untuk membayar sewa panggung dan lain sebagainya.
Kabid Pariwisata Dinas Pariwisata, Kepemudaan, dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Mukomuko, Netti Mizaniati, mengatakan bahwa pihaknya memaklumi objek wisata yang menaikkan harga tiket pengunjung saat libur Lebaran Idul Fitri 1445 Hijriah di atas aturan yang ada.
"Kita memaklumi karena mereka mengundang artis, dan harga tiket tersebut sudah termasuk karcis masuk dan parkir kendaraan," katanya.
Ia juga menyatakan bahwa instansinya akan mengunjungi setiap objek wisata untuk memastikan bahwa aktivitas di lokasi objek wisata berjalan lancar, dan tidak ada kendala yang mengganggu kenyamanan pengunjung.
(Rilis RC)