Rosjonsyah Buka Kegiatan Review Program Bangga Kencana dan Percepatan Penurunan Stunting
Bengkulu - Mediasinardunia.com - Wakil Gubernur Bengkulu, Rosjonsyah, secara resmi membuka kegiatan Review Program Bangga Kencana dan Percepatan Penurunan Stunting Provinsi Bengkulu Tahun 2023. Acara ini berlangsung di Ballroom Hotel Grage Bengkulu, dan bertujuan untuk mengevaluasi progres dan langkah-langkah yang telah diambil dalam upaya menangani masalah stunting di provinsi ini.Rabu.(18/10)
Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Provinsi Bengkulu, Rosjonsyah, menyampaikan bahwa penurunan angka stunting menjadi tugas bersama yang memerlukan upaya keras untuk mencapai target provinsi pada tahun 2024, yaitu 12,55 persen.
"Saat ini juga tengah berjalan survey kesehatan Indonesia, dan tentu besar harapan kita angka stunting kita menunjukkan penurunan atau perubahan ke arah yang baik," ujar Wakil Gubernur Rosjonsyah.
Menurutnya, masalah stunting adalah permasalahan serius yang memengaruhi berbagai aspek kehidupan bangsa Indonesia, termasuk kesehatan, pendidikan, ekonomi, dan aspek sosial budaya. Oleh karena itu, cita-cita untuk menjadikan tahun 2045 sebagai "Indonesia Emas" dengan memanfaatkan bonus demografi perlu menghadapi tantangan yang lebih besar.
Wakil Gubernur Rosjonsyah juga memberikan pesan kepada kabupaten/kota yang menerima Dana Alokasi Khusus (DAK) sub-bidang Keluarga Berencana (KB) dan biaya operasional khusus Pemberian Makanan Tambahan (PMT) untuk memanfaatkannya seoptimal mungkin sesuai dengan panduan dan juknis yang telah ditetapkan.
"Saya mengharapkan hasil review atas pencapaian kinerja dalam program Bangga Kencana dan percepatan penurunan stunting semester pertama di tahun 2023 ini dapat menjadi motivasi untuk meningkatkan semangat dalam mengejar target-target di semester kedua yang tersisa kurang lebih 2 bulan ke depan. Terutama yang berkaitan dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia dan percepatan penurunan stunting di Provinsi Bengkulu," kata Rosjonsyah.
Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2022, jumlah penduduk Provinsi Bengkulu mencapai 2.032.942 jiwa, dengan tingkat laju pertumbuhan penduduk sebesar 1.48 persen. Jumlah penduduk tertinggi terdapat pada generasi 'Z' (kelahiran tahun 1997-2012) yang saat ini berusia 8-23 tahun, sebesar 28,94 persen. Generasi milenial (kelahiran tahun 1981-1996) berada pada urutan kedua dengan perkiraan usia 24-39 tahun, mencapai 26,66 persen.
Kedua generasi ini dianggap sebagai aset pembangunan yang harus mendapat perhatian khusus agar puncak bonus demografi tahun 2020-2025 dapat menjadikan Bengkulu maju dan menuju visi "Bengkulu Emas" pada tahun 2045. Semangat dan komitmen untuk mengatasi masalah stunting di Provinsi Bengkulu adalah langkah awal dalam mencapai tujuan tersebut.