Jamaah Haji Asal Kabupaten Kaur Mengalami Sakit, 2 Jamaah Dirawat di Rumah Sakit Arab Saudi
Kaur, Mediasinardunia.com - Dua jemaah Haji asal Kabupaten Kaur mengalami sakit, hingga harus dirawat di Rumah Sakit Arab Saudi (RSAS) Al Noor Hospital Makkah Al Mukarramah. Salah satunya adalah Inul Asri Maksanip, yang mengalami stroke setelah menjalankan ibadah umrah pada siang hari.
Sebanyak 98 jemaah Haji asal Kabupaten Kaur telah berada di Kota Mekkah sejak Sabtu, 25 Mei 2024. Mereka tergabung dalam kloter 4 Embarkasi Padang bersama jemaah haji dari Kabupaten Seluma dan Kabupaten Kepahiang, dengan total 391 jemaah Haji dalam kloter 4 Padang ini.
Selama di Kota Mekkah, para jemaah Haji mendapatkan penginapan di Hotel Luluat Al Mashaer di Syisah.
Tenaga Kesehatan Haji Kloter (TKHK) Kloter 4 Padang, H. Kurniawan Arianto, menjelaskan bahwa jemaah Haji sempat dirawat selama 5 hari di ruang rawat Neurologi RSAS Al Noor Makkah. Sebelumnya, Inul Asri Maksanip mendapatkan pertolongan pertama di Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) menggunakan mobil ambulans pada Sabtu, 25 Mei 2024.
Setelah dirujuk ke RSAS Al Noor Hospital Makkah Al Mukarramah, Jemaah Asal Kaur ini mendapatkan perawatan oleh tim dokter. Setelah 5 hari dirawat, Inul Asri Maksanip berangsur-angsur pulih dan diperbolehkan pulang ke penginapan hotel.
Keputusan kepulangan Jemaah Haji ini didasarkan pada rekomendasi Dokter Spesialis Penyakit Dalam yang merawatnya. Kunjungan dari jemaah Haji lainnya ke RSAS Al Noor menunjukkan adanya respons dan perubahan positif pada kondisi Inul Asri Maksanip.
Kedatangan jemaah Haji lain dan tim kesehatan bertujuan untuk memberikan dukungan psikologis agar Inul termotivasi untuk sembuh. Kurniawan Arianto menyampaikan bahwa setelah beberapa hari istirahat dan perawatan, Jemaah Haji Asal Kaur akan kembali bergabung dengan jemaah lain di hotel.
Jemaah lainnya yang sakit, yakni Sukriati, telah dirujuk ke KKHI karena mengeluhkan sesak napas. Setelah menerima perawatan oleh tenaga spesialis, Sukriati diperbolehkan melakukan rawat jalan.
Saat ini, jemaah Haji kloter 4 masih menunggu puncak ibadah haji yang akan dimulai pada 8 Zulhijjah. Mereka mengisi waktu dengan beribadah shalat 5 waktu di hotel atau di Masjidil Haram.
Secara umum, kondisi kesehatan jemaah Haji asal Kloter 4 dikatakan baik meskipun ada beberapa yang mengalami flu dan batuk akibat cuaca panas dan debu di tanah suci.
Rls: Rdr Kaur