Skip to main content
x
Kendala Verifikasi Dukungan Calon Kepala Daerah di Kepahiang, KPU Terapkan Opsi Terakhir. (Diky/Mediasinardunia.com)

Kendala Verifikasi Dukungan Calon Kepala Daerah di Kepahiang, KPU Terapkan Opsi Terakhir

Kepahiang, Mediasinardunia.com - Proses Verifikasi dan Validasi (Verfak) syarat dukungan bagi calon kepala daerah jalur perseorangan di Kabupaten Kepahiang menghadapi berbagai kendala yang berasal dari pemberi dukungan, menjadikan KPU Kepahiang sulit untuk menyelesaikannya tepat waktu.

Dengan hanya tersisa 1 hari waktu, KPU Kepahiang akhirnya memutuskan untuk menggunakan opsi terakhir sesuai dengan aturan yang berlaku. Verfak dilakukan dengan metode Door to Door dan menemui kesulitan dalam menemukan pemilik identitas yang memenuhi syarat dukungan bagi calon independen. Untuk mengatasi kendala ini, KPU Kepahiang memilih opsi terakhir, memberikan kesempatan terakhir bagi bakal calon dan tim untuk membuktikan dukungan yang mereka miliki.

Anggota KPU Kepahiang, Nurhasan, S.Hi, mengungkapkan bahwa salah satu kesulitan yang dihadapi adalah sulitnya menemukan masyarakat di rumah saat melakukan Verfak. Namun, Nurhasan menyatakan bahwa kendala ini bisa diatasi dengan mengadakan klarifikasi melalui video call.

"Dengan menggunakan teknologi, proses Verfak sekarang menjadi lebih mudah, misalnya dengan video call. Opsi ini digunakan ketika pemilik identitas tidak dapat ditemui secara langsung," ungkap Nurhasan.

Selain opsi video call, Nurhasan menambahkan bahwa opsi terakhir lainnya adalah pengiriman video pernyataan ke KPU, di mana masyarakat dapat menyatakan dukungan atau penolakan terhadap bakal calon independen.

KPU Kepahiang mengonfirmasi bahwa progres Verfak syarat dukungan bagi calon kepala daerah independen di Kabupaten Kepahiang masih rendah, yaitu di bawah 5% atau hanya 1,92% hingga saat ini. Meskipun masih jauh dari selesai, Nurhasan memastikan bahwa seluruh tahapan akan diselesaikan tepat waktu.

Meskipun baru menyentuh 831 orang dari 43.348 jumlah sampel yang harus dituntaskan, Nurhasan menegaskan bahwa petugas terus melakukan Verfak di lapangan dan berharap dapat menyelesaikan proses ini dengan baik.