Skip to main content
x
Ketua Komisi I DPRD Provinsi Bengkulu Komentari Penghargaan BPN dari KIP

Ketua Komisi I DPRD Provinsi Bengkulu Komentari Penghargaan BPN dari KIP

Bengkulu, Mediasinardunia.com - Ketua Komisi I DPRD Provinsi Bengkulu, Dempo Xler memberikan tanggapannya terkait penghargaan yang diberikan oleh Komisi Informasi Publik (KIP) kepada Badan Pertanahan Nasional (BPN). Dempo menyatakan bahwa menurutnya, penghargaan tersebut tidak pantas.

"Dari indikator yang diberikan oleh KIP, memang benar. Mereka melihat data dan akses informasi yang mudah. Mungkin dari sudut pandang KIP, BPN dianggap yang terbaik," ujarnya pada Sabtu (9/12/2023).

Ia mengkritik bahwa menurut pandangannya, BPN merupakan institusi yang kurang baik. Ia menegaskan bahwa BPN adalah salah satu institusi yang sulit untuk memberikan informasi, bahkan saat diminta oleh DPRD Provinsi.

"Jika BPN yang dianggap kurang baik mendapatkan penghargaan, berarti institusi lainnya lebih buruk dari BPN. Mengapa saya katakan begitu? Teman-teman media, pemerintah, DPR, selalu kesulitan mendapatkan data dari BPN," ujar Dempo.

Dempo juga menyebut bahwa ketika diminta data, BPN selalu meminta surat resmi sebagai alasan. Padahal, permintaan data tersebut telah diajukan melalui rapat resmi dengan DPRD.

"Kami telah melakukan rapat dengan mereka, namun mereka tidak membawa data. Alasan yang selalu mereka sampaikan adalah meminta surat resmi," ungkapnya.

Ia menekankan bahwa sesuai dengan undang-undang, BPN seharusnya menyampaikan informasi melalui website atau media untuk memudahkan akses masyarakat.

"Menurut undang-undang, BPN seharusnya menyampaikan informasi melalui website atau media agar dapat diakses dengan mudah oleh masyarakat. Saya pernah menanyakan tentang peta digital yang dimiliki BPN, namun jawaban dari BPN menurut saya tidak sesuai dengan kenyataan. Saat kami mengecek ke lapangan, ternyata informasi pada peta tidak benar. Jawaban dari BPN adalah peta tersebut hanya sebagai acuan, bukan peta yang sesungguhnya. Pertanyaan saya, apa gunanya menayangkan peta tersebut di website," ungkap Dempo.(MSD)