Komisi III DPRD Kepahiang Gelar RDP untuk Pengawasan dan Penganggaran
Kepahiang, Mediasinardunia.com - Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kepahiang bergerak cepat menjalankan fungsi pengawasan dan penganggaran. Di bawah pimpinan Ketua Komisi III, Muhammad Nopriandi, S.Sos, dewan menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) mitra kerja.
Rapat strategis yang berlangsung di ruang rapat Komisi III DPRD Kepahiang ini dihadiri oleh jajaran pimpinan dan anggota Komisi III, serta kepala OPD beserta jajaran masing-masing dari empat instansi penting. OPD yang hadir meliputi Dinas Perhubungan (Dishub), Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Dinas Lingkungan Hidup (DLH), dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kepahiang.
Ketua Komisi III DPRD Kepahiang, Muhammad Nopriandi, S.Sos, mengungkapkan bahwa agenda utama RDP ini adalah membahas dan menelaah secara mendalam Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Perubahan Tahun Anggaran 2026 serta KUA-PPAS Tahun Anggaran 2027.
“Pertemuan ini merupakan bagian penting dari komitmen kami di legislatif untuk memastikan setiap program dan kegiatan yang diusulkan oleh pemerintah daerah benar-benar berorientasi pada kebutuhan masyarakat serta selaras dengan arah pembangunan Kabupaten Kepahiang,” tegas Nopriandi.
Dalam jalannya rapat, Komisi III secara rinci membedah rencana program, target kinerja, hingga alokasi anggaran yang diajukan oleh masing-masing mitra kerja. Berbagai masukan konstruktif, saran, dan catatan kritis disampaikan langsung kepada setiap perangkat daerah. Langkah ini diambil guna memperoleh gambaran komprehensif terhadap pelaksanaan program, baik pada APBD Perubahan 2026 maupun proyeksi Rencana Kerja Tahun Anggaran 2027.
Lebih lanjut, politisi yang energik ini menekankan agar seluruh perangkat daerah mitra kerja Komisi III mampu menyusun program secara lebih terarah dengan memegang teguh skala prioritas. Pihaknya juga mengingatkan pentingnya efektivitas dan efisiensi penggunaan anggaran agar setiap rupiah dari uang rakyat benar-benar menghasilkan output yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat Kepahiang.