Mengoptimalkan Pembangunan Agraria Melalui Program Akses Reforma Agraria di Desa Sidodadi: Menuju Fase Kedua yang Berkelanjutan
Bengkulu Tengah, Mediasinardunia.com - Program Akses Reforma Agraria yang telah berlangsung selama tiga tahun berturut-turut kini memasuki fase kedua di Desa Sidodadi, Kecamatan Pondok Kelapa. Sosialisasi terkait kegiatan ini dilakukan oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN) di Balai Desa Sidodadi.
Petugas BPN, Benteng Saputra Purnama, menjelaskan bahwa kegiatan ini mengikuti Perpres No. 62 Tahun 2023 yang mengenai percepatan Reforma Agraria. "Desa Sidodadi saat ini sedang menjalani Fase 2 dari Akses Reforma Agraria, yang merupakan kelanjutan dari fase sebelumnya," terangnya.
Pada tahun pertama, dilakukan pemetaan sosial yang mencakup data potensi desa dari berbagai aspek, termasuk ekonomi dan pariwisata. Fase 2 bertujuan untuk penataan kelembagaan penerima akses reforma agraria.
BPN berperan sebagai fasilitator dalam kegiatan ini, fokusnya pada pengaturan lembaga atau kelompok usaha di desa untuk memiliki legalitas hukum seperti Kelompok Wanita Tani (KWT), Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), dan kelompok usaha lainnya. Fase ini juga mencakup pendampingan dan pelatihan bagi masyarakat dalam membuat produk usaha baru.
Sandarman, M.Si dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), mengapresiasi kegiatan sosialisasi ini dan berharap pelaksanaan kegiatan dapat berkelanjutan. "Semoga kegiatan ini dapat meningkatkan kualitas agraria di Desa Sidodadi secara berkelanjutan dan fokus," jelasnya.