Pemkab Bengkulu Tengah Hadiri Kegiatan Qaryatul Jihad Fair Ke-3 Dan Resmikan Musholla Al-Hamid
Bengkulu Tengah, Mediasinardunia.com - Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah melalui Sekretaris Daerah Drs. Rachmat Riyanto, S.T.,M.AP., menghadiri Pembukaan Kegiatan Qaryatul Jihad Fair Ke-3 serta meresmikan Musholla Al-Hamid di Halaman Sekolah Madrasah Tsanawiyah Qaryatul Jihad Kecamatan Pondok Kubang Kabupaten Bengkulu Tengah pada hari Selasa (27/02/2024).
Acara tersebut dihadiri oleh Kepala Dinas Dikbud Bengkulu Tengah Drs. Tomi Marisi, M.Si, Perwakilan Kementerian Agama Bengkulu Tengah, Perwakilan Camat Pondok Kubang, Kepala Desa Pondok Kubang dan Tanjung Dalam, Tokoh Agama, Tokoh Adat, Kepala Sekolah serta undangan lainnya.
Kepala MTS Qaryatul Jihad, Yeni Suriyani, S.Pd, menyampaikan bahwa acara QJ Fair merupakan hasil kerjasama dari berbagai pihak, termasuk seluruh lapisan masyarakat terutama masyarakat desa yang memiliki anak bersekolah di sini, serta dukungan dari pengusaha, Alumni MTS Qaryatul Jihad, Ketua Yayasan, Pengawas MTS, dan seluruh Guru MTS QJ.
"Kami segenap keluarga besar MTS Qayatul Jihad mengucapkan ribuan terimakasih pada seluruh tamu undangan yang bersedia datang, tujuan dari acara QJ Fair adalah untuk menjalin silaturahmi antara MTS penyelenggara dengan sekolah-sekolah SD dan MI yang nantinya akan menjadi calon murid kami, serta memperkenalkan sekolah MTS Qaryatul Jihad ini, termasuk aktivitasnya, sarana prasarananya, dan lainnya," ujarnya.
Ketua Yayasan Cendikia Baroqah, Emiyati, M.Pd, menyampaikan harapannya agar kegiatan selama dua hari ke depan dapat berjalan dengan baik dan mampu menghasilkan generasi yang sukses di masa depan.
Dalam sambutannya, Sekretaris Daerah Rachmat Riyanto menyampaikan terimakasih dan apresiasi kepada seluruh jajaran pengelola pendidikan di Madrasah Qaryatul Jihad yang bersemangat dalam memajukan pendidikan di Bengkulu Tengah.
Rachmat juga menekankan pentingnya perhatian dari Pemerintah Daerah terhadap perbaikan fasilitas sekolah, terutama di Madrasah yang belum mendapat perhatian yang memadai. Ia juga menegaskan komitmen Pemerintah Daerah untuk mengembangkan dunia pendidikan, termasuk di bawah naungan Kementerian Agama, untuk menuju Indonesia Emas 2045.