Bupati Bengkulu Utara: Kebutuhan Logistik di Pulau Enggano Mendesak, Pasokan BBM Hanya Cukup 17 Hari
Bengkulu Utara, Mediasinardunia.com - Bupati Bengkulu Utara, Arie Septia Adinata, mengungkapkan bahwa kebutuhan logistik di Pulau Enggano saat ini sangat mendesak. Ia menyatakan bahwa pasokan bahan bakar minyak (BBM) untuk listrik di pulau tersebut hanya cukup untuk bertahan selama 17 hari ke depan.
"Untuk BBM PLN Enggano tersedia hanya 17 hari. Sedangkan untuk pasokan sembako atau bahan pokok, masih normal menggunakan kapal nelayan," ujar Bupati Arie Septia Adinata saat dihubungi melalui telepon, pada Jumat (20/06/2025).
Dalam upaya memenuhi kebutuhan masyarakat, Bupati Arie menjelaskan bahwa pengiriman bahan pokok dilakukan menggunakan kapal nelayan. Sementara itu, untuk mobilisasi penduduk, pemerintah memanfaatkan kapal milik ASDP dengan sistem ship to ship, yang dibantu oleh Basarnas dan TNI AL di dermaga Pulau Baai, Kota Bengkulu.
Bupati juga menambahkan bahwa moda transportasi udara di wilayah tersebut dalam kondisi normal. Ia menginformasikan bahwa uji coba alur pelabuhan Pulau Baai hasil keruk akan dilaksanakan pada 23 hingga 25 Juni 2025 untuk tahap pertama.
Sebelumnya, kondisi ekonomi di Pulau Enggano semakin mengkhawatirkan karena aktivitas ekonomi masyarakat terhambat sejak Pelabuhan Pulau Baai mengalami pendangkalan delapan bulan lalu.