Skip to main content
x
Kepala Seksi Operasi SAR Kantor Pencarian Dan Pertolongan Bengkulu Wahyu Tri Agung S.Sos ​

Kantor Pencarian Dan Pertolongan Bengkulu Menginginkan Masyarakat Bijak dan Peduli Akan Bencana

Bengkulu - Mediasinardunia.com - Kejadian Bencana Kebakaran dan gempa bumi warga  dapat  Menyikapi dan hendaknya tidak Panik lakukanlah seperti yang disarankan dalam memperkecil resiko dan korban jiwa  diakibatkan  kecerobohan, warga yang tidak melakukan seperti yang  disarankan terkadang  ini dapat membahayakan   diri  saat  bencana itu terjadi .

Kepala Seksi Operasi SAR Kantor  Pencarian Dan  Pertolongan Bengkulu Wahyu Tri Agung S.Sos  mengatakan, dalam  situasi bencana  warga harus berpikir cepat, mengedepankan keselamatan dan lakukan evakuasi  dan cepat menghubungi  petugas dari  No Kontak Dinas  kebencanaa  daerah, tetap focus melakukan  penyelamatan  keluarga  inti  dan  dokumen penting  dimiliki .

“Dalam situasi darurat seperti itu,warga harus gunakan alat pelindung diri  memperkecil  kecerobohan agar tidak yang  ada yang  celaka  menimpa diri atau  anggota keluarga”ungkap Agung  (28/05/2023).

Menurutnya  dalam setiap kesempatan dan  pertemuan dengan  Tim Kantor Pencarian dan pertolongan  Bengkulu hal ini sering disampaikan juga   cara penyelamatan yang  sebaiknya dilakukan  warga  hadapi situasi kondisi bencana tersebut.

Sosialisasi bahkan  simulasi juga dilaksanakan agar masyarakat itu faham dan  peduli terhadap  lingkungan di masyarakat dari bentuk bencana  yang sering terjadi . Bahkan Ia  juga  menyarankan dalam satu keluarga hendaknya  biasakan dilatih untuk berbagi peranuntuk saling mengingatkan dan membantu hingga  proses  penyelamatan yang dilakukan  memberi  manfaat, berharap  kejadian  buruk itupun tidak terjadi menimpa masyarakat tetap  terlindungi.

“Bengkulu diakuinya termasuk dalam wilayah  rawan akan bencana,masyarakat  harus  mengerti  itu serta bisa  memahami kondisi  daerah  dengan  baik di wilayah tinggal. Bentuk kejadian bencana itu seperti cuaca  ekstrim , gempa bumi,kebakaran,banjir,longsor,juga rawan  akan tsunami, masing masing daerah  memiliki  karakteristik berbeda di sepuluh  kabupaten  Kota,dengan beragam  bentuk  kejadian   pernah  terjadi menjadi pembelajaran dan wajib di  waspadai , disikapi" ungkap Agung.

Sementara itu  dalam hal  Penguatan penanganan antisipasi bencana daerah kerjasama tim dari  Dinas penanganan Bencana daerahterus ditingkatkan, agar kesadaran  dan pemahaman warga bertambah melalui program antisipasi  dan sosialisasi bencana, program mitigasi bencana  harus di perkuat warga akan semakin  aktif terutama diwilayah terdampak yang rawan akan  bencana daerah.

begitu  juga dalam Membuat program dan aksi menuai manfaat dan dilakukan  maksimal terus berjibaku memberikan perhatian, ,bantuan dan pelayananke masyarakat juga  sosialisai  di setiap  lini bisa masuk terutama di jenjang lingkungan  sekolah  dan  kampus.

Dengan Memberi bentuk materi diberi dengan  cara yang  menarik ,mudah di mengerti, berdampak baik bagi daerah terutama  memperkuat fungsi dan keberadaan para relawan daerah yang sudah di bentuk siap ikut membantu hingga memudahkan penyampaian setiap informasi  yang dibutuhkan di  sampaikan, terkait kejadian bencana  dan cara  penyelamatan khsusnya  dilingkungan  generasi  muda.(**)