Skip to main content
x
Pemkab Bengkulu Tengah Gelar Musrenbang Serentak 3 Kecamatan, 28/01/2026 (Diky/Mediasinardunia.com)

Pemkab Bengkulu Tengah Gelar Musrenbang Serentak 3 Kecamatan, Dorong Digitalisasi dan Pembangunan dari Bawah

Bengkulu Tengah, Mediasinardunia.com – Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah bergerak cepat menjemput aspirasi masyarakat melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) serentak di tiga kecamatan, yaitu Pondok Kelapa, Semidang Lagan, dan Merigi Kelindang pada Rabu (28/01/2026).
 
Kegiatan di Kecamatan Pondok Kelapa dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah Bengkulu Tengah, Drs. Tomi Marisi. Kegiatan di Kecamatan Semidang Lagan dibuka oleh Asisten Administrasi Perekonomian & Pembangunan, Nurul Iwan Setiawan, S.Sos., M.Si., sedangkan kegiatan di Kecamatan Merigi Kelindang dibuka oleh Plt. Asisten Administrasi Pemerintahan & Kesra, Tri Yanto, S.IP., M.Si.
 
Turut hadir Wakil Bupati Bengkulu Tengah, Tarmizi, S.Sos., Ketua DPRD Bengkulu Tengah Fepi Suheri, S.AP., beserta anggotanya, perwakilan Kajari Bengkulu Tengah, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Bengkulu Tengah, Agung Budiyanto, S.E., M.E., para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, para Camat masing-masing wilayah, perwakilan Kapolsek setiap kecamatan, serta seluruh Kepala Desa di ketiga kecamatan tersebut.
 
Musrenbang tahun 2026 ini membawa misi besar bertajuk “Digitalisasi Pelayanan Publik dan Optimalisasi Kualitas Sektor Strategis Daerah”, dengan tujuan menyusun rencana pembangunan pemerintah daerah sesuai dengan kebutuhan masyarakat di desa-desa setiap kecamatan.
 
Arah kebijakan ini akan disusun dalam dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Tahun 2025-2029, guna memastikan tercapainya visi, misi, tujuan, dan sasaran Bupati serta Wakil Bupati Bengkulu Tengah. Penyusunan perencanaan pembangunan daerah dilaksanakan secara terarah dan berkesinambungan, berpedoman pada arah kebijakan pembangunan daerah serta selaras dengan cita-cita Kabupaten Bengkulu Tengah. Proses ini juga mencerminkan komitmen bersama untuk "membangun dari bawah", yaitu memperkuat peran desa dan mendorong partisipasi aktif masyarakat, tanpa mengabaikan optimalisasi program-program prioritas daerah yang telah berjalan.
 
Musrenbang menjadi wadah bagi pemerintah desa dan masyarakat untuk menyampaikan usulan strategis, mulai dari peningkatan infrastruktur jalan, pengembangan sektor pertanian, hingga integrasi sistem digital desa demi mempercepat pelayanan administratif.