Skip to main content
x
Wakil Bupati Rejang Lebong Pimpin Rapat Persiapan Program Cetak Sawah Rakyat Seluas 800 Hektare, 15/04/2025 (Diky/Mediasinardunia.com)

Wakil Bupati Rejang Lebong Pimpin Rapat Persiapan Program Cetak Sawah Rakyat Seluas 800 Hektare

Rejang Lebong, Mediasinardunia.com - Wakil Bupati Rejang Lebong, Dr. H. Hendri, S.STP, M.Si, memimpin rapat persiapan program cetak sawah rakyat yang akan dilaksanakan oleh Kementerian Pertanian di Kabupaten Rejang Lebong. Kegiatan rapat tersebut dilaksanakan pada Selasa (15/04/2025) di ruang rapat Sekda Kabupaten Rejang Lebong.

Dalam program cetak sawah rakyat ini, Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong mengajukan lahan seluas 807 hektare, dan telah diakomodir seluas 800 hektare. "Untuk program cetak sawah rakyat ini, kita mengajukan seluas 807 hektare dan berhasil diakomodir seluas 800 hektare," jelas Wabup.

Wabup juga mengungkapkan bahwa kegiatan cetak sawah rakyat akan dilaksanakan di Desa Tanjung Gelang, Kecamatan Kota Padang. Ia menambahkan bahwa kuota yang diterima Kabupaten Rejang Lebong merupakan yang terbesar di Provinsi Bengkulu, dibandingkan daerah lain yang hanya mendapatkan sekitar 400 hektare. "Kita mendapatkan kuota yang paling besar dibandingkan daerah lain di Provinsi Bengkulu," katanya.

Rapat persiapan program cetak sawah rakyat dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk Ketua DPRD Rejang Lebong, Wakapolres Rejang Lebong, serta sejumlah pihak terkait lainnya. Wabup berharap program cetak sawah baru ini mendapat dukungan dari semua pihak, mulai dari dinas instansi terkait hingga masyarakat Rejang Lebong, agar program tersebut dapat berjalan dengan baik dan hasilnya sesuai harapan.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan Kabupaten Rejang Lebong, Ir. Amrul Eby, MM, menjelaskan bahwa program cetak sawah rakyat merupakan bagian dari cita-cita Presiden RI untuk menyukseskan program ketahanan pangan. Ia menyebutkan bahwa saat ini tahapan untuk program cetak sawah rakyat di Kabupaten Rejang Lebong masih dalam tahap awal, yaitu melengkapi persyaratan hingga survei, investigasi, dan desain (SID).

"Pelaksanaan SID ini akan dilakukan oleh perguruan tinggi yang ditunjuk langsung oleh pusat, dan pelaksanaannya direncanakan pada bulan April ini," terang Eby.