Jelang HUT ke-23, Pemkab Seluma Siapkan Berbagai Agenda dan Wajibkan Tamu Gunakan Pakaian Adat
Seluma, Mediasinardunia.com – Pemerintah Kabupaten Seluma mulai mematangkan berbagai persiapan menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-23 yang akan jatuh pada 23 Mei 2026 mendatang. Sejumlah agenda penting dibahas dalam rapat koordinasi yang dipimpin langsung oleh Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Seluma, H. Hendarsyah, S.I.P., M.T., di Ruang Rapat Bupati Seluma, Kamis (7/5/2026).
Turut hadir dalam pertemuan tersebut Asisten Administrasi dan Umum Setda Kabupaten Seluma, Marhakidinata, S.Pd., M.Pd.; Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Seluma, Hj. Dwi Halida Ariyani; Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Seluma, Dianti Tjaja Deddy Ramdhani; unsur Kodim dan Polres; serta kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.
Dalam forum ini, seluruh pihak diminta memperkuat koordinasi agar rangkaian kegiatan berjalan sukses, aman, dan memberikan dampak positif bagi masyarakat.
H. Hendarsyah menegaskan bahwa peringatan hari jadi daerah bukan sekadar seremonial tahunan, melainkan momentum strategis untuk mempererat kebersamaan dan menumbuhkan rasa memiliki terhadap Kabupaten Seluma.
“Peringatan HUT ke-23 ini harus menjadi momen untuk mempererat persatuan dan semangat membangun. Oleh karena itu, kita harus kompak dan saling mendukung agar kegiatan berjalan lancar dan berkesan,” ujarnya.
Ia juga menekankan bahwa kesuksesan acara memerlukan dukungan dari seluruh elemen, mulai dari aparat keamanan, organisasi masyarakat, hingga warga umum.
Secara rinci, agenda utama yang disiapkan meliputi upacara peringatan di Gedung Daerah, rapat paripurna DPRD, kirab Bendera Merah Putih, serta prosesi penyatuan tanah dan air Serasan Seijoan sebagai simbol persatuan masyarakat Seluma.
Selain itu, pemerintah juga merencanakan malam syukuran, perlombaan rakyat, penanaman pohon gaharu, serta pengaturan keamanan dan lalu lintas yang matang. Pengaturan arus kendaraan menjadi perhatian khusus agar masyarakat dapat berpartisipasi dengan aman dan nyaman tanpa mengganggu aktivitas harian.
Rapat juga membahas identitas visual berupa logo resmi HUT ke-23 yang sedang disiapkan. Logo tersebut dirancang agar memiliki makna filosofis yang mencerminkan semangat pembangunan dan persatuan masyarakat Seluma.
Salah satu hal menarik dalam perayaan tahun ini adalah kebijakan mengharuskan tamu undangan, baik laki-laki maupun perempuan, untuk mengenakan pakaian adat khas Seluma. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat pelestarian budaya sekaligus memperkenalkan kekayaan adat daerah kepada khalayak luas.
Marhakidinata menyambut baik kebijakan tersebut dan menilai penggunaan pakaian adat merupakan bentuk penghormatan terhadap budaya lokal yang harus terus dijaga.
“Momentum ini menjadi sarana memperkenalkan identitas budaya daerah. Dengan mengenakan pakaian adat, kita tunjukkan bahwa Seluma memiliki kekayaan budaya yang patut dibanggakan,” katanya.
Sementara itu, unsur Forkopimda dan OPD yang hadir menyatakan kesiapan penuh untuk mendukung kegiatan sesuai tugas dan fungsi masing-masing. Koordinasi lintas sektor dinilai sebagai kunci utama keberhasilan acara.
Pemerintah Kabupaten Seluma berharap peringatan ini tidak hanya menjadi pesta rakyat, tetapi juga mampu meningkatkan semangat gotong royong, memperkuat persatuan, serta mendorong kemajuan pembangunan daerah. Puncak acara dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 23 Mei 2026, dengan melibatkan berbagai unsur masyarakat dan tamu undangan.