Skip to main content
x
Ketua Komisi II DPRD Provinsi Bengkulu Terima Penghargaan atas Inisiasi Lestarikan Pencak Serawai

Ketua Komisi II DPRD Provinsi Bengkulu Terima Penghargaan atas Inisiasi Lestarikan Pencak Serawai

Bengkulu, Mediasinardunia.com - Atas inisiatifnya untuk melestarikan budaya lokal Pencak Serawai, Ketua Komisi II DPRD Provinsi Bengkulu, Jonaidi, SP, telah diberikan penghargaan pada Hari Ulang Tahun (HUT) Provinsi Bengkulu ke 55.

Penghargaan ini diberikan dalam upacara Peringatan HUT Provinsi Bengkulu ke 55 di Halaman Kantor Gubernur Bengkulu pada Sabtu (18/11/2023). Jonaidi, seorang politisi Gerindra, mendapatkan apresiasi atas kontribusinya dalam mengembangkan bidang budaya, terutama bagi Suku Serawai. Ia dianugerahi Penghargaan Pencatatan Inventarisasi KIK Ekspresi Intelektual Budaya Tradisional oleh Kementerian Hukum dan HAM RI.

 

Kota bengkulu

 

"Kemarin kita sudah menggelar pencak Serawai di Seluma, dan ini tercatat di kekayaan komunal, artinya Provinsi Bengkulu memiliki satu budaya yang tercatat sebagai kekayaan intelektual komunal, bisa dibilang hak paten. Dan ini kami persembahkan untuk masyarakat Serawai dan masyarakat di Seluma, serta untuk Provinsi Bengkulu," kata Jonaidi.

Piagam penghargaan pencatatan inventarisasi KIK Ekspresi Intelektual Budaya Tradisional ini diserahkan oleh Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah, setelah upacara peringatan HUT Provinsi Bengkulu. Jonaidi SP menyatakan bahwa penghargaan ini merupakan hasil dari harapan Pemerintah Provinsi Bengkulu dan fokus pemprov di bidang seni dan budaya. Sebagai anggota DPRD Provinsi Bengkulu, ia menjadi inisiatif dalam bidang seni dan budaya dengan memperjuangkan alokasi anggaran untuk program di bidang kebudayaan daerah, khususnya budaya Suku Serawai, melalui kegiatan pencak silat Suku Serawai.

Kementerian Hukum dan HAM menerbitkan penghargaan ini yang telah tercatat di hak kekayaan intelektual komunal. Ia pun mempersembahkan penghargaan ini untuk masyarakat Kabupaten Seluma khususnya dan masyarakat Serawai di Provinsi Bengkulu.

"Sebagai anggota DPRD saya melakukan inisiasi, bagaimana ada alokasi anggaran yang berpihak kepada nilai-nilai budaya lokal di daerah, khususnya di Provinsi Bengkulu," jelas Jonaidi.(MSD/ADV)