Pelantikan Gubernur Helmi Hasan dan Wakil Gubernur Mian Bengkulu untuk Menyongsong Masa Depan yang Cerah
Bengkulu, Mediasinardunia.com - Helmi Hasan dan Wakil Gubernur Bengkulu, Mian, resmi dilantik sebagai Gubernur Bengkulu untuk periode 2025-2030 dengan visi, misi, dan janji kampanye yang perlu segera diwujudkan.
Dalam pelantikan serentak kepala daerah dan wakil kepala daerah pada tanggal 20 Februari 2025, Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan, menyatakan bahwa ini merupakan babak baru bagi seluruh daerah di Indonesia. Untuk pertama kalinya, seluruh kepala daerah, baik Gubernur dan Wakil Gubernur, Walikota dan Wakil Walikota, serta Bupati dan Wakil Bupati se-Indonesia dilantik secara bersamaan oleh Presiden RI, Prabowo Subianto di Istana Negara.
Helmi menyampaikan bahwa pelantikan bersama ini menggambarkan bahwa tidak ada lagi sekat atau distorsi kebijakan antara pemerintah pusat dan daerah, seiring dengan upaya membangun Bengkulu lebih baik.
Dalam sambutannya, Presiden Prabowo mendorong para kepala daerah untuk melupakan perbedaan politik dan fokus pada kepentingan rakyat. Prabowo menekankan bahwa meskipun berbeda dalam partai politik, agama, dan suku, kita tetap satu keluarga besar Nusantara, satu keluarga besar Republik Indonesia.
Presiden Prabowo juga memberikan ucapan selamat kepada para kepala daerah yang dilantik, menegaskan bahwa mereka telah melewati proses kampanye yang tidak mudah dan berhasil mendapat kepercayaan rakyat. ia mengimbau para pemimpin baru untuk melayani masyarakat dengan sungguh-sungguh.
Usai pelantikan, para kepala daerah yang baru dilantik akan mengikuti pelatihan kepemimpinan atau retret di Akademi Militer (Akmil) Magelang, Jawa Tengah, pada tanggal 21-28 Februari 2025.
Sebanyak 40 kepala daerah masih menunggu pelantikan karena proses sengketa Pilkada 2024 masih berlangsung di Mahkamah Konstitusi (MK), sementara 22 kepala daerah di Aceh sudah dilantik sesuai dengan ketentuan khusus di provinsi tersebut.
Total 961 kepala daerah dilantik, termasuk 33 gubernur dan wakil gubernur, 363 bupati, 362 wakil bupati, serta 85 walikota dan wakil walikota di seluruh Indonesia.