Skip to main content
x
Rejang Lebong Raih Opini WTP Ketujuh Kali Berturut-turut, 23/05/2025 (Diky/Mediasinardunia.com)

Rejang Lebong Raih Opini WTP Ketujuh Kali Berturut-turut: Komitmen untuk Transparansi dan Akuntabilitas

Rejang Lebong, Mediasinardunia.com - Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong kembali mencatatkan prestasi membanggakan dalam tata kelola keuangan daerah. Untuk ketujuh kalinya secara berturut-turut, Kabupaten Rejang Lebong berhasil meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2024.

Capaian ini menunjukkan konsistensi dan komitmen Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong dalam mewujudkan transparansi, akuntabilitas, serta integritas dalam pengelolaan keuangan daerah. Sejak tahun 2018, Rejang Lebong berhasil mempertahankan opini WTP tanpa jeda, menjadikannya salah satu daerah dengan tata kelola keuangan terbaik di Provinsi Bengkulu.

Bupati Rejang Lebong, H. M. Fikri Thobari, SE, MAP, menyampaikan rasa syukur atas pencapaian tersebut. Namun, beliau menekankan bahwa prestasi ini bukanlah akhir, melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar dalam meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan. 

“Alhamdulillah, kita kembali menerima opini WTP dari BPK. Ini merupakan capaian ketujuh kalinya secara berturut-turut. Namun saya tegaskan, ini bukan akhir. Justru ini menjadi pemicu semangat untuk terus mempertahankan dan meningkatkan kinerja kita,” ujar Bupati Fikri.

Lebih lanjut, Bupati Fikri memberikan arahan kepada seluruh jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar tidak terlena dengan capaian ini. Ia menekankan pentingnya menindaklanjuti seluruh temuan hasil audit BPK secara menyeluruh, termasuk penyelesaian Tuntutan Ganti Rugi (TGR) apabila masih terdapat kewajiban pengembalian dana.

“Saat ini tingkat tindak lanjut hasil audit kita baru mencapai 86 persen. Harapan saya adalah ke depan angka ini bisa menembus 90 persen atau lebih. Artinya, masih ada pekerjaan rumah yang harus segera diselesaikan,” tegasnya.

Bupati Fikri juga mengingatkan bahwa opini WTP bukan sekadar simbol administratif, melainkan mencerminkan tata kelola pemerintahan yang baik yang berdampak langsung pada peningkatan kualitas pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat.

“Yang terpenting bukan hanya mendapat predikat WTP, tetapi bagaimana kita menjaga transparansi, akuntabilitas, dan profesionalisme dalam pengelolaan keuangan daerah,” tambahnya.

Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong berkomitmen untuk terus meningkatkan integritas dan kinerja aparatur sipil negara demi menjaga kepercayaan publik. Dengan semangat kolaborasi dan kerja bersama, capaian ini diharapkan menjadijadi pondasi menuju kemajuan daerah yang berkelanjutan.

“Mari kita pertahankan opini WTP ini di tahun-tahun mendatang, dengan semangat kerja keras, pelayanan prima, dan dedikasi yang tinggi bagi masyarakat Rejang Lebong,” tutup Bupati Fikri.