Simak Manfaat Bank Sampah di Bengkulu, Program yang Diinisiasi Anggota DPRD Usin Sembiring
Bengkulu - Mediasinardunia.com - Komisi II DPRD Provinsi Bengkulu berkunjung di Balai Besar Pengujian dan Sertifikasi Obat Hewan di Bogor, Jumat (10/11/2023).
Hal ini sebagai tindak lanjut dari Program Bank Sampah di Kota Bengkulu melalui Program Pilah, Pilih dan Kelola Limbah (sampah), yang merupakan program inisiatif dari Anggota DPRD Abdisyah Putra Sembiring SH.
Politisi Partai Hanura ini menerangkan, kunjungan ini untuk menelusuri prosedur perolehan sertifikasi dan pengujian obat hewan yang ditemukan oleh beberapa kelompok kader lingkungan.
Hal ini selaras dengan inisiasinya untuk Program Pilah, Pilih dan Kelola Limbah (sampah).
"Saya inisiasi di Dinas DLHK Provinsi Bengkulu, telah menemukan beberapa obat alternatif dalam penyembuhan Penyakit mulut dan kuku (PMK, red) pada Hewan ternak Sapi dan Penyakit Rabies pada hewan maupun kutu atau inveksi ikan melalui bahan dasar Eco Enzym dan turunannya," ujar Usin.

Menurutnya, keberhasilan dalam uji coba dalam pemberian ini merupakan langkah konkret dan usaha para penggerak lingkungan dan kelompok kader lingkungan yang harus ditindaklanjuti dalam pengujian dan sertifikasi obat hewan.
"Ada beberapa kepentingan yang dapat diraih, pertama, DPRD dan pemprov dapat melakukan integrasi program penggunaan bahan lokal untuk pembuatan obat hewan yang sudah ditemukan, " tukasnya.
Kemudian, kepentingan selanjutnya adalah untuk, melindungi Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) dari unsur obat hewan yang terkandung di dalamnya dan melindungi perampokan kekayaan intelektual oleh perusahaan-perusahaan farmasi obat hewan dan perizinan penjualan (izin edar) yang berfungsi komersial oleh perusahaan luar.
Ketiga, memberikan fungsi pendapatan bagi daerah dan bagi usaha kecil mikro atau lembaga yang telah mencoba obat hewan ini melalui lulus pengujian dan sertifikasi dari balai besar pengujian dan sertifikasi obat hewan ini.
Keempat, memanfaatkan hasil pengolahan limbah (sampah) organik ini sebagai produksi bahan obat hewan maupun turunan lainnya sebagai suistenable program (keberlanjutan program) yang pada akhirnya memberikan kesadaran dan pemahaman bagi warga untuk memilah, memilih dan mengelola sampah dari rumah.
"Insyaallah, jika terpilih lagi dalam periode selanjutnya program ini akan saya lanjutkan dengan integrasi beberapa dinas dan lembaga terkait seperti Pembentukan Bank Sampah di kelompok masyarakat di Kota Bengkulu," jelas Usin. (ADV)